Bagian Delapan belas || mimpi buruk

1315 Words

Bagian Delapan belas  Mimpi buruk Pahitnya mimpi buruk tidak mudah terlupakan meski telah berganti abad, untuk itu.. Setiap orang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik agar tidak kembali pada masa silam yang membuatnya terlihat lemah.  *** "Gue udah bilang gue nggak mau ketemu lo lagi! Paham nggak sih lo bahasa manusia, heh?!" "Tapi gue bener-bener serius sama lo, Ra. Gue mau kita bisa kayak dulu lagi." mohon Dilon menatap Nara sendu.  Nara berdecih. "Sia-sia emang ngomong sama orang i***t kayak lo! Psiko!!" Nara berbalik, dengan cepat Dilon menarik tangannya. Mengukungnya di antara kedua lengannya. "Kalau dengan cara baik-baik masih nggak bisa bikin lo mau menerima gue kembali, apa gue harus memakai cara kotor biar kita bisa kembali kayak dulu?" bisik Dilon rendah. Mengancam.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD