56. Bagian Tersulit Adalah Mengucapkan Selamat Tinggal

1576 Words

“Mama kok gitu sih sama Damar??” sembur Muti begitu ia memasuki ruang makan di mana Mama dan Nero tengah berbincang. Muti tidak peduli jika dianggap tidak sopan oleh Mama, atau bahkan ayah yang duduk tidak jauh dari sana. Ia sangat kesal pada apa yang tadi Mama katakan pada Damar. Bisa-bisanya Mama berkata tidak akan memberikan restu untuknya dan Damar. Biasanya Mama justru yang paling ribut soal Muti yang belum menikah di usianya yang hampir dua puluh lima. Lalu ketika sekarang Damar berkata ingin menjalin hubungan yang serius dengan Muti, kenapa Mama malah seakan menghalangi jalan pria itu untuk menghalalkan Muti? Ada apa sebenarnya dengan pikiran Mama yang rumit itu? Apa Mama sebenarnya tidak rela Muti menikah? Mama menoleh pada Muti dengan tenang, tidak terlihat marah ataupun sakit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD