Bagi Muti, apa yang terjadi dalam hidupnya akhir-akhir ini, terasa seperti sebuah kejutan besar yang tidak pernah ia sangka sebelumnya. Bahkan, mungkin kejutan itu sudah dimulai sejak Damar kembali ke sekolah. Dimulai dari kematian Dika, hingga kejadian yang dialaminya hari ini. Muti merasa lelah. Ia merindukan hidupnya dulu yang tenang dan damai meskipun tidak ada Damar di sisinya. Namun, apa itu berarti semua akan jauh lebih baik jika Damar tidak kembali? Atau ia akan tetap merindukan pria itu diam-diam dan menyembunyikan semua luka hatinya sendirian? Apa benar Muti rela jika Damar tetap di Jepang, dan mungkin benar-benar menjalin hubungan dengan Fuyumi? Tidak. Muti rela mengalami semua kelelahan dan kesakitan ini asalkan ada Damar di sisinya. Jauh lebih baiknya baginya mendapatkan se

