Kisah Sanggara - 61

1042 Words
“ Lihat apa yang ada di lorong terang itu? “ “ Astaga... “ Betapa terkejutnya gara seetelah mengetahui sosok aoa yang ada di balik lorong terang yang ingin ia datangi itu , Ia sama sekali tak mengerti mengapa banyak sekali sosok-sosok yang seperti mengincar dirinya dan ingin melenyapkan nya. Rasanya memang sangat lah sulit bagi shyam untuk menjelaskan semuanya terhadap gara tentang apa yang sebenarnya sosok itu inginkan dari gara sendiri dan mengapa dia mendatangi gara tepat di bawah alam sadarnya. Dan seketika gara seperti terpelanting kebelakang saat shyam melepaskan telapak tangan nya dari netra gara. Sontak arra dan shyam pun terkejut dengan apa yang sedang terjadi kepada gara saat ini setelah melihat sesuatu yang terjadi ketika ia akan memasuki lorong terang itu , kening gara terlihat lagi-lagi mengerut dan nampak jika saat ini ia tak bisa melayangkan perkataaan apapun kepada shyam yang seketika mendekat dan menyamakan tingginya dengan gara. Ia melihat nya dengan seksama dan juga mengamati sorot mata gara berulang-ulang yang terlihat sangat tak bersemangat. “ gaa... Apa yang terjadi? “ “ dia siapa gaa? Yang berdiri pada ujung lorong itu , mengapa wajah nya seperti... “ Ujar gara terpotong sebab shyam mencengkeram bahu nya pelan seakan ia memberi tanda untuk gara menghentikan ucapan nya. Rasanya memang sangat begitu menyesak di dalam relung hati gara saat ini tapi ia seakan tak bisa mengutarakan semua itu , seperti ada sesuatu yang sedang shyam sembunyikan dari gara atau memang ada sesuatu yang sudah tak bisa shyam utarakan lagi kepada gara. Tapi di sisi lain arra sendiri merasa jika keberadaan nya lah yang membuat shyam untuk bungkam dan meminta gara untuk menghentikan pembicaraan nya. “ emh , kalau begitu aku pamit ke kamar dulu ya. “ Kata arra yang segera masuk ke dalam kamarnya dan seakan memberi ruang untuk shyam dan gara agar bisa berbicara dengan leluasa tanpa adanya rasa kenyamanan kepada diri mereka masing-masing. Kemudian shyam mengarahkan kembali pandangan nya kepada gara dan ia pun memilih untuk duduk tepat di depan nya dan menatap mata gara nyalang seperti ada sesuatu yang memang sedang shyam sembunyikan dari gara. “ dia gyon. Siluman katak hitam yang selalu menyerang melalui alam bawah sadar. Dan aku kira saat ini kedatangan mu ke alam manusia sudah tercium oleh beberapa siluman yang juga bermukim di alam manusia ini. “ Jelas shyam yang sontak membuat gara sangat terkejut dengan apa yang baru saja di katakan nya , ia tak percaya jika ada siluman seperti yang di jelaskan oleh shyam saat ini. Tapi gara masih penasaran dengan shyam , Mengapa ia harus berbicara setelah arra pergi dari hadapan mereka dan itulah yang memang ingin gara tanyakan sejak tadi kepada shyam. “ Lalu kenapa kau berbicara setelah tidak ada arra? Apakah ada hubungan nya dengan arra? “ “ sebab arra pernah mengalami hal buruk dengan siluman tersebut yang pada akhirnya membuatnya menjadi trauma. “ “ hal buruk? “ “ Iya gaa , gyon pernah membuat arra hampir kehilangan mustika mu karena dalam alam bawah sadarnya dulu gyon merubah wujudnya menjadi dirimu. Dan meminta nya kembali untuk mengembalikan mustika itu. Begitu ceritanya , gaa. Aku sama sekali tidak mau membuka luka lama arra , gaa. “ Sahut shyam kembali menjelaskan apa yang pernah terjadi kepada arra dulu dan ternyata berhubungan dengan sosok siluman yang juga sedang mengincar gara saat ini. “ lalu mengapa ia mengincarku? “ “ sebab ia tau jika pemilik mustika itu adalah dirimu dan ia juga tau jika kau sudah kembali dengan semua kekuatan mu gaa , dan pasti dapat terbayangkan bagaimana jika ia mendapatkan nya langsung dari pemiliknya saat ini. Karena hanya di dalam alam bawah sadar saja ia yang akan selalu berkuasa gaa , walaupun itu dirimu. “ Begitu sangat mengejutkan sekali saat ini untuk gara setelah mendengarkan pernyataan shyam dan bagaimana bisa sosok itu berani menyerang arra yang pada saat itu mungkin belum bertemu dengan gara bahkan sekarang ini gara pun seakan tak mempercayai jika siluman bernama gyon itu dengan berani menyerang gara. Kemudian tak selang lama terdengar teriakan histeris dalam arah kamar arra dan shyam serta gara segera berlari kearah kamar arra lalu sekektika gara mendobrak pintu kamar arra , betapa terkejutnya gara ketika mendapati arra yang sudah meringkuk dengan memeluk lututnya bahkan raut wajah nya pun terlihat sangat ketakutan. Gara segera mendatangi arra dan kemudian menyamakan tinggi nya dengan arra saat ini , ia mencoba menghilangkan beberapa helai rambutnya yang menutupi wajah nya saat ini dan bagaimana terkejutnya gara ketika melihat raut wajah arra saat ini. “ dia datang lagi , gaa. Aku takut jika semua akan di ambil begitu saja. “ Ujar arra yang terdengar begitu sangat ketakutan sekali dan gara sendiri pun juga merasa kebingungan harus berbuat apa untuk menenangkan kembali arra dengan keadaan nya saat ini. Gara pun masih bungkam dengan suara nya sendiri karena jujur saja ia sama sekali tak tau hal apa yang harus ia lakukan saat ini untuk membantu kegundahan hati arra. Shyam pun kini segera menyusul gara dan melakukan hal yang sama seperti gara untuk menyama tinggikan badan nya agar sejajar dengan arra dan juga gara. “ apa yang dia lakukan kepadamu? “ Tanya shyam kepada arra dengan mencekeram keras lengan arra dan kemudian arra pun mengarahkan tatapan nya kepada shyam , namun seketika shyam pun melayangkan senyuman nya hingga membuat gara semakin merasa kebingungan atas apa yang di lakukan oleh shyam. “ Katakan lah tidak usah malu-malu. “ Timpa shyam lagi dengan tatapan yang sangat sulit untuk di pertanyakan , gara semakin di buat bingung dengan apa sedang di lakukan shyam kepada arra dan apalagi dengan senyuman shyam yang begitu terlihat tak bersahabat sama sekali kepada arra saat ini. Arra pun menunjukkan wajah yang sangat menahan kesakitan namun shyam tak ingin kembali terkecoh sebab saat ini shyam begitu yakin jika yang ada di hadapan saat ini bukan lah arra , sebab dengan apa yang di lakukan nya pun tidak ada pemberontakkan sama sekali padahal shyam pun sudah menyalurkan kekuatan panas di dalam aliran yang di berikan nya saat ini. Apa yang terjadi kepada shyam dan arra kali ini sangat membuat gara merasa kebingungan sekali , perbuatan shyam dan juga pandangan yang di tunjukkan oleh arra. Keduanya begitu menunjukkan hal yang tak bisa gara jelaskan lagi untuk apa yang sudah terjadi kepada shyam dan juga arra. *
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD