32

1132 Words

Di dalam mobilnya Vino hanya terdiam. Untuk apa menjalin sebuah hubungan kalau nantinya akan berpisah. Ia tak ingin rasa sayang dan cintanya pada Azura hanya berakhir dengan perpisahan. Kalau memang sayang dan cinta sebaiknya saling pengertian dan mempercayai. “Ah, sudahlah… dari pada aku jadi pusing sendiri lebih baik aku menjelaskan lagi ke Azura tentang sebuah hubungan tak perlu yang namanya saling terikat. Dia percaya aku dan aku percaya dia itu lebih baik,” ucapnya mencoba menyakinkan dirinya sendiri. “Tapi gimana kalau Azura ga mau ya?” Vino bertanya pada dirinya. “Dia sih harusnya mau kalau dia memang sayang sama aku.” Dengan kesal Vino kembali ke rumahnya. Lebih baik ia fokus mencari jurusan apa yang akan ditekuninya saat kuliah. Ia masih bingung harus kuliah di mana, Papanya m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD