Vino menatap dirinya di depan cermin. Walau ia seorang pria, tapi tetap harus menjaga penampilannya, tak hanya wanita saja yang perlu merawat diri. Dirinya juga melakukan hal yang sama. Tak ada perbedaan dalam menjaga penampilan agar tetap terlihat tampan. Perfume Dolce and Gabbana disemprotkan di badannya serta bajunya. Ia tak ingin tercium aroma-aroma tak sedap yang bisa mengganggu indra penciuman orang lain. Laki-laki dengan bau badan bisa membuat orang-orang disekitarnya mual. “Udah bersih dan wangi.” Vino menatap dirinya di depan cermin dengan puas. “Sekarang saatnya aku ke sekolah.” Meskipun Vino tinggal menunggu pengumuman kelulusan sekolah dan hanya datang kalau ada keperluan tertentu di sekolah, seperti saat ini. Sekarang ia harus menemui Azura dan memberikan pengertian pada

