Tanpa terasa air mata terjatuh di pipi Azura saat mengingat tentang Vino. Walau sudah satu tahun tanpa kabar dari Vino, tapi ia masih kenangan bersama Vino tentang bagaimana ia berusaha menarik perhatian pria tersebut dengan berpura-pura pingsan, tak akan mudah untuk melupakannya. Hingga sampai saat ini ia menunggu Vino kembali ke kota Semarang. “Hei, melamun aja, Ra,” tegur Sheila sambil menepuk bahu Azura. “Astaga naga punya anak baru beranak. Yaa ampun kamu ini mengagetkan aku aja sih, Sel.” Azura mengelus dadanya. “Untung ga copot jantungku.” “Kalau copot jantungmu bisa horor dong, Ra.” “Iya horor jadi zombi aku yang akan memakanmu.” “Hahaha, sorry… sorry… abis kamu melamun sampai tuh air mata jatuh. Untung ga banjir karena luapan air matamu yang mengalir deras kayak air terj

