Aku tersenyum kecut saat lagi lagi Zen mengabaikan ucapan ku dan lebih membalas ucapan Camelia. Ah entahlah, rasanya ada yang panas dalam diriku, yang aku sendiri tidak tahu itu apa. Intinya, aku kurang suka akan situasi ini. Dimana kami makan siang bertiga. “Oh iya Zen, pihak pemasaran bilang, katanya yang tertarik dengan brand baru S&G udah mulai banyak ya, bahkan diluar perkiraan.” “Iya, mungkin ini awal yang baik. Kayaknya rating brand ini lebih tinggi dari sebelumnya. Aku cuma minta, jangan buat kami semua kecewa, lakukan yang terbaik Camelia.” balas Zen. Aku mengembuskan napas panjang, sudah hampir setengah jam berlalu, tidak ada gambaran jika kedua orang disebelahnya akan menghentikan obrolan. “Hmm mas, aku udah kenyang.” ucapku. Zen menoleh sesaat dan melihat isi piringku ya

