Bab 9

1106 Words

****...**** Sofia tiba di kediaman Anggara tanpa menggunakan alas kaki. Dia berharap kalau sang ayah saat ini sudah berada di kantor, dan tidak ada yang menyadari kehadirannya di rumah. Dia pun segera berjalan mengendap masuk ke dalam ruangan sambil memindai sekitar dengan perasaan takut-takut. "Sofia!! Berani-beraninya kamu pulang!!." Mata Sofia langsung melotot saat mendengar suara Bariton yang keras. Dia sangat kenal kalau itu adalah suara Tedi. Dia pun segera menggigit bibir bawahnya dengan perasaan was-was. "Ternyata si jalang Ini berani pulang juga. Setelah semalaman menghabiskan malam bersama dengan pria. Dan Bersenang-senang dengannya!! Sungguh memalukan!!." Siska segera menambahi ucapan suaminya. Dia menatap sinis penampakan Sofia. Sementara Bella sendiri salah fokus deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD