Petunjuk Yang Di Tinggalkan

1074 Words

Cila melangkah keluar dari ruangannya, sepatu haknya beradu pelan dengan lantai marmer, melewati meja kerja Elara tanpa sedikit pun menoleh. “Titip kantor padamu,” ucapnya datar, langkahnya sama sekali tidak melambat. “Eh, ta-tapi, nona—” suara Elara terdengar gugup, tangannya sempat terangkat seolah ingin menahan. Namun, Cila hanya mengangkat tangannya sebentar lalu mengibaskannya ringan, gerakan penuh wibawa yang segera membuat Elara menutup mulut. Aura nya itu membuat siapa pun tak berani membantah perintahnya Ia melangkah anggun menuju lift, rambut hitamnya yang tergerai ikut bergoyang mengikuti ritme langkahnya, meninggalkan jejak keanggunan dan tekanan tak kasat mata. Pintu lift terbuka tepat saat Cila tiba. Ia melangkah masuk tanpa menunggu, ujung jari menekan tombol lantai dasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD