bc

Worthy (SEQUEL MARRIED MY CEO)

book_age16+
2.2K
FOLLOW
17.0K
READ
forbidden
contract marriage
escape while being pregnant
playboy
confident
sweet
Multi-professional Billionaire Writing Contest
Writing Challenge
bold
enimies to lovers
like
intro-logo
Blurb

*Sequel Married My CEO*

"Al!!"

Langkah Raefalno bergerak cepat, menyusul wanita yang telah lebih dulu melangkah menjauhinya.

"Al!.. dengarkan aku dulu!"

Raefalno berdiri tepat di depan Allura yang kemudian membuat wanita itu berhenti melangkah. Laki-laki itu memegang kedua bahu Allura, yang hanya direspon oleh lirikan tajam mata abu-abu milik Allura.

"Aku benar-benar minta ma-"

Allura mengangkat telapak tangannya kedepan. Seakan memberi tahu Alno bahwa perempuan itu tidak ingin mendengar kalimat apapun yang keluar dari mulut laki-laki itu.

Wanita itu melirik kearah belakang Raefalno. Dimana Azura sedang memperhatikannya dengan raut wajah menyesal. Perempuan itu terus-menerus menggelengkan kepalanya sembari bergumam minta maaf.

Allura mulai mengatur nafasnya. Ia memejamkan matanya rapat-rapat. Berusaha menghilangkan segala rasa sesak yang menghimpit perasaannya. Namun nyatanya tak bisa. Rasa sakit itu tak berkurang sama sekali. Malah semakin bertambah saat mata abunya kembali menatap Raefalno.

Sekali lagi Allura menoleh kearah kakaknya lalu berganti menatap Raefalno. Ia harus menguatkan tekatnya.

Raefalno memandang Allura dengan was-was. Berharap Allura tidak mengeluarkan kata-kata yang ia takutkan.

Namun nyatanya, sebelas detik kemudian, kalimat itu mulai terdengar. Nadanya berat, serius, dan berhasil membuat hati Raefalno mencelos.

"Aku melepasmu,"

***

chap-preview
Free preview
Prolog

"Ada apa?" Alno yang baru saja memasukan ponselnya kedalam saku itu segera menoleh ke arah Kae.

Alno menyunggingkan senyumnya lalu menepuk bahu PA-nya dua kali. 
"Bukan hal penting, hanya saja mungkin sebentar lagi akan ada guncangan," jawab Alno santai.

Kae mengerutkan keningnya tak mengerti hingga dobrakan pintu ruangan Alno beberapa saat kemudian menjawab semuanya.

"Kakak!!!" Pekik Aruna heboh. Wanita itu buru-buru menghampiri Raefalno dengan langkah panjangnya lalu dengan tanpa ijinnya mendudukan diri dipangkuan Alno.

Kae dan Alno sudah tidak heran dengan kelakuan Aruna yang satu ini. Anak Sybil yang satu ini memang sedikit 'bringas' jika berdekatan dengan Alno. Bukan tanpa maksud Aruna berbuat demikian. Memang beberapa tahun yang lalu, wanita itu sudah dengan terang terangan menyatakan bahwa dirinya menyukai Raefalno. Bukan menyukai dalam hal 'sewajarnya' seperti adik dan kakak. 
Melainkan lebih jauh dari sekedar itu.

"Aku merindukanmu kak! Kenapa kau tak pernah pulang?! Apa kau lupa jalan pulang?!"

Raefalno terkekeh
"Tentu tidak sayang. Aku hanya tidak enak dengan Kae yang memintaku menemaninya beberapa hari ini. Kau tau sendiri bukan? Dia baru saja bercerai dengan istrinya. Dia kesepian," Jelas Alno dengan wajah seriusnya yang dibuat semeyakinkan mungkin.

Aruna menoleh kearah Kaemon dengan mata tajamnya, membuat laki laki yang dipelototi itu dengan refleks mengangkat kedua tangannya keudara. 
"Demi Tuhan, aku tidak menyuruhnya menemaniku,"

"Aku tidak percaya padamu kak! Aku lebih percaya pada Kak Alno. Jangan menyuruhnya menemanimu lagi! Kau ini seperti anak kecil saja! Sekarang aku jadi tau kenapa kak Litha menceraikanmu," semburan Runa itu langsung membuat Kae mendesah kesal lalu memelototkan matanya kearah Alno yang menahan tawanya.

"Jangan terlalu kasar padanya sis. Dia baru saja berduka," ucapan Alno itu kembali menarik perhatian Runa.

Aruna menyenderkan kepalanya didada Alno dengan manja. 
"Sebaiknya kau pulang kak. Apa kau tak kasihan padaku yang setiap malam menunggumu. Aku ini sudah seperti istri bang toyib!"

Alno kembali terkekeh. Laki laki itu memilih tidak menjawab pertanyaan Aruna. Itu lebih baik dari pada harus memberi harapan palsu kepada adiknya bukan?

"Runa?" Panggilan Kae itu kembali menarik perhatian Aruna

"Apa?"

"Kau meninggalkan Nere di mall?"

"Dari mana kau tau?!" Pekik Aruna lalu sedetik kemudian menutup mulutnya. Wanita itu dengan perlahan menoleh kearah Alno yang ternyata juga sedang memperhatikannya dengan alis tertaut.

"Sebaiknya kau susul Nere," ucapan Alno itu membuat Aruna mengerucutkan bibirnya kedepan.

"Tapi aku masih merindukanmu kak. Nere kan sudah dewasa. Apa susahnya sih dia pulang menggunakan Taxi?!"

"Kau tidak boleh seperti itu. Kau pergi bersamanya bukan? Harusnya kau juga pulang bersamanya,"

"Baiklah baiklah aku akan menjemputnya! Tapi kakak harus berjanji. Nanti malam kau harus pulang kerumah!" Alno tersenyum lalu mengangguk perlahan

"Aku berjanji,"

Aruna tersenyum lebar mendengar kata yang keluar dari bibir Raefalno. Wanita itu mencium kilat bibir Alno lalu segera berdiri dari pangkuan Alno. 
"Terima kasih kak! Aku akan menunggumu dirumah! Sampai nanti," pekik Runa heboh lalu segera melangkah panjang keluar tanpa memperdulikan keberadaan Kaemon yang memperhatikannya dengan raut takjub.

"Apa kau tak risih?" Pertanyaan itu keluar begitu saja dari bibir laki laki berdarah inggris-skotlandia yang duduk tepat di depannya.

"Itu sebabnya aku memilih tinggal di apartemen dari pada dirumah. Kau bisa membayangkan sendiri apa yang akan diperbuat oleh Runa jika aku ada di sana. Mungkin aku tidak akan perjaka lagi karna diperkosa olehnya,"

"Jangan sok suci! Kau memang sudah tidak perjaka bodoh!" Alno tergelak mendengar sungutan PA-nya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa dirinya tidak perjaka. Wajahnya yang terlihat kalem itu tidak bisa menutupi bahwa aura-aura kebejatannya juga ikut berperan. tapi sungguh itu bukan pengaruh besar untuknya apalagi orang lain. Buktinya masih banyak gadis yang mengejar- ngejarnya, bahkan adiknya sendiri, Aruna mencintainya sepenuh hati.

"Sebaiknya segera kau jelaskan kepada Aruna. Aku takut dia akan terlalu berharap padamu nantinya," kata Kae lagi, kali ini wajah laki-laki itu terlihat amat serius.

Raefalno tersenyum, "Aku pasti akan menjelaskannya,"

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

I Love You, Doctor

read
607.5K
bc

Dosen Killer itu Suamiku

read
262.2K
bc

Hujan, ajarkan aku lupa

read
1.8M
bc

DOSEN MESUMKU (Bahasa Indonesia)

read
1.7M
bc

Twenty VS Thirty

read
1.5M
bc

SI BRENGSEK

read
169.5K
bc

Terpaksa Menikah (Cinta Duda Dan Wanita Hamil Di Luar Nikah)

read
109.8K
dreame logo

Download Dreame APP

download_iosApp Store
google icon
Google Play