Min?

1231 Words
Happy Reading. * Semuanya terlihat ceria saat kepulangannya Joy dan Hoseok dari bulan madunya. Apalagi dengan oleh-oleh yang dibawa dari Jeju. Tentu saja semua jadi senang. "Wih Hyung ini keren" kata Jungkook takjub pada kamera digital yang baru dibeli Hoseok. "Jika kau mau ambil saja Kook" ujar Joy pada Jungkook sontak Taehyung nimbrung tidak setuju. "Jungkook saja? Untukku?" Tanya Taehyung keberatan. "Kau sudah punya banyak kamera Tae. Mengalah dulu pada Magnae" kata Hoseok lembut. "Aish Hyung menyebalkan" walaupun Taehyung sudah menikah tapi sikap childish-nya belum juga hilang. Semakin parah malah, untung tidak ada Lisa disini. Jika ada Lisa sudah pasti Taehyung kena sembur dari Lisa. "Gumawo Noona" Joy mengangguk mendengar ucapan Jungkook. "Suga Hyung?" Tanya Hoseok tak melihat Hyung es-nya. "Pergi dari tadi pagi. Mungkin ke Agensi. Lagi pula kita akan Comeback" jawab Jin. "Jimin dan Aliya?" Tanya Joy yang tidak melihat seorang suami-istri itu. "Periksa kandungan. Aliya harus check up sebelum melahirkan" jawab Jihyo yang mengusap perutnya pelan. "Kau kenapa Eonni?" Tanya Tzuyu aneh pada Jihyo. "Entahlah Tzu. Perutku terasa mual dari tadi" jawab Jihyo pelan. "Masuk angin?" Tanya Momo dan dibalas delikan bahu tidak tau dari Jihyo. "Kerumah sakit?" Jihyo menggeleng mendengar pertanyaan Jin. Jihyo benci rumah sakit, entah apa alasannya. "Kau istirahat saja Jihyo-ya" kata Joy lembut dan dibalas anggukan dari Jihyo. "Aku akan memasak. Tzu kau bantu aku" Tzuyu mengangguk dan mengekori Momo kedapur. Momo masih hamil pertengahan dan tidak masalah kan memasak? Toh itu juga tidak berat. "Aku akan membantumu mereka. Oppa bawa saja barang-barang kita kekamar" Hoseok mengangguk dan membawa semua barangnya kekamar. Dibantu Jungkook dan yang lain tentunya. Untuk sementara waktu mereka masih pindah-pindah karena Apartemen yang masih direnovasi. * "Jadi bagaimana Uisa?" Tanya Jimin penasaran akan kondisi Aliya dan bayinya. "Baik Tuan. Bayi anda tumbuh dengan baik" Jimin tersenyum lega dan meremas jemari Aliya. Kandungan Aliya berusia 32 Minggu dan akan melahirkan dalam waktu dekat. Jimin tentu saja harus jadi suami siaga untuk istrinya. "Apa anda tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayi anda?" Jimin menggeleng dan tersenyum. "Biar jadi kejutan nanti saja. Lagi pula akan membosankan jika kami tau lebih dulu" Aliya tertawa kecil mendengar suara Jimin menolak tawaran Dokter. "Kau ini ada-ada saja Oppa" kekeh Aliya dan merapikan pakaiannya. "Mau langsung pulang?" Tanya Jimin lembut dan dibalas anggukan kecil oleh Aliya. "Hoseok Oppa sudah pulang dari Jeju. Aku ingin menemui mereka" Jimin mengangguk lembut mengenai permintaan Aliya. "Kita ke Dorm" * "Wae?" Tanya Lisa saat melihat ekspresi aneh diwajah Aliya. "Entahlah. Raina ingin menemuiku tiba-tiba" jawab Aliya. "Untuk?" Aliya mendelikkan bahunya tidak tau. Raina tidak mengatakan apapun. "Mungkin~~~" "Aku pulang" keduanya menoleh dan menemukan Suga yang baru masuk dengan wajah yang bisa dibilang suram. Apalagi Suga langsung berlalu tanpa menyapa Aliya dan Lisa. Ada apa dengan pria es itu? Apa ada masalah? Kenapa terlihat murung. "Sepertinya ada masalah dengan Suga Oppa. Raina tiba-tiba ingin menemuiku dan Suga Oppa pulang dengan keadaan aneh. Sepertinya mereka dalam masalah. Eonni katakan pada Jimin Oppa jika aku pergi sebentar nde. Jangan katakan aku kemana, aku tidak mau dia datang dan merusak pertemuan ku dengan Raina. Aku akan segera kembali" Lisa hanya menatap polos Aliya yang berlalu begitu saja. Lisa semakin bingung dan tidak mengerti situasinya. "Ish kepalaku pusing" keluh Lisa dan berlari masuk ke kamarnya. * "Aku hanya merasa tidak cocok" Aliya tau alasan Raina minta menemuinya dan Suga pulang dengan murung. Raina menyudahi hubungan mereka dan akan kembali ke Maldiv. Apa alasan Gadis sipit itu. "Katakan yang jelas Song. Alasanmu tidak masuk akal" tuntut Aliya yang tidak puas dengan jawaban Raina. Raina terlihat menghela nafas dan mendongak menatap langit dengan dalam. "Suga Oppa masih mencintai Wendy" jawaban Raina membuat Aliya diam. "Aku melihatnya Aliya. Saat Suga Oppa menatap Wendy dengan tatapan rindu. Aku melihat Suga Oppa tidak bisa melupakan Wendy dan aku tidak mau jadi penghalang dan pelampiasan" lanjut Raina pelan. "Kau tau dari mana?" Raina menatap lembut Aliya. "Saat pernikahan Hoseok dan Joy. Aku melihat Suga Oppa terus menatap Wendy yang berdiri sendirian disamping taman dan menangis saat melihat Wendy menangis di pelukanmu" jawab Raina yang melihat apa yang dilakukan Suga dan membuat Aliya menghela nafas pasrah. "Lalu kau mau apa sekarang?" Tanya Aliya yang sudah tidak bisa bertanya lebih jauh lagi. "Aku akan kembali ke Maldiv dan memulai hidup yang baru. Lagi pula aku dan Suga Oppa baru mengenal 2 bulan lebih dan Suga Oppa juga belum terlalu berpengaruh pada hidupku" jawab Raina yakin. "Kau akan kembali kesini kan?" Raina mengangguk antusias dan membuat Aliya tersenyum. "Aku akan kembali saat kau melahirkan. Aku ingin melihat anak-anakmu" jawab Raina riang. "Jangan lupa bawa calon suami. Kau lebih tua dariku dan seharusnya kau sudah menikah dulu" Raina terkekeh geli dan mengusap tangannya dan Aliya tidak sengaja melihat cincin perak yang tersemat dijari tengah Raina. "Hei apa ini? Jangan bilang kau kembali pada Mr.Cozy itu?" Raina tertawa mendengar pekikan Aliya. "Kau tentu saja mengenalku Aliya" mereka tertawa dan berpelukan. "Senang melihatmu bahagia" Raina mengusap punggung Aliya dan mengucapkan terima kasih. "Baik-baik di Maldiv dan jangan lupa kabari aku" pinta Aliya dan melepaskan pelukannya. "Pasti Momma Muda" kekeh Raina yang menggoda Aliya. "Dasar" * "Ingin kembali dengan Wendy Eonni?" Tanya Aliya dan dijawab gelengan oleh Suga. "Lalu?" Suga menggeleng tidak tau dan membuat Aliya tersenyum. "Fikirkan dulu dan buat keputusan. Jangan banyak murung. Oppa terlihat jelek tau. Mata musangmu tidak cocok jika terlihat sendu. Mandilah dan turun untuk makan, yang lain sudah menunggu. Aku akan keluar sebelum Jimin kesini dan marah-marah karena aku tidak keluar-keluar dari kamarmu" kata Aliya dan keluar dari kamar Suga. "Kepalaku pusing" keluh Suga dan mengacak-acak Surai Blonde-nya. * "Bagaimana?" Tanya yang lain saat Aliya baru keluar dari kamar Suga. "Aman. Kajja kita makan. Aku lapar" kata Aliya dan membuat semuanya tertawa. "Dasar ibu hamil suka makan" kekeh Jimin dan menggendong Aliya menuju ruang makan. "Mereka membuatku iri" cetus Jungkook kesal. Tzuyu pulang karena ada pemotretan mendadak. "Cepat menikah" ledek Taehyung memanasi Magnae-nya. "Tzuyu belum mau" jawab Jungkook lucu. "Wae?" Tanya Lisa ikut-ikutan. "Katanya aku masih kecil dan masih suka merengek" jawaban Jungkook membuat Taelice terbahak keras. Tentu saja Tzuyu belum mau, Jungkook masih belum bisa bertanggung jawab dan akan jadi apa jika keduanya menikah. Lagipula Jungkook baru berumur 24 tahun dan harus menunggu 25 tahun untuk siap. Sedangkan Suga yang sudah berusia 26 tahun belum siap-siap menikah. "Sabar kau kan Magnae, jadi tertinggal saja. Tunggu Suga Hyung dulu nde" kata Taehyung dan mendapat anggukan kecil dari Jungkook. "Kajja kita makan" ajak Lisa pada dua magnae Bangtan. * "Kau yakin Wen?" Wendy mengangguk pelan. "Yasudah jika itu mau mu" kata Irine pasrah. "Jangan sakit disana Eonni" pinta Yeri dan dibalas gelengan dari Wendy. "Jadi Magnae yang baik Yer. Jangan merepotkan Irine Eonni" Yeri mengangguk kecil dan membuat Wendy mengacak-acak Surai dark Brown Yeri. "Eonni jangan dekat-dekat dengan bule. Mereka jelek" ucapan polos Yeri membuat Wendy tertawa. "Kau ada-ada saja" kekeh Irine dan mengambil ponselnya. "Eonni mau apa?" Tanya Wendy. "Mengabari Joy. Dia harus tau" Wendy agak tidak setuju tapi Joy pasti akan tersinggung jika tidak dikabari. "Istirahatlah" * "Wae Sayang?" Tanya Hoseok saat melihat Joy menghela nafas lelah setelah menerima pesan. "Irine Eonni bilang jika Wendy Eonni akan kembali ke Amerika" jawab Joy. "Nde?" "Wae Oppa?" Tanya Joy aneh. "Ah aniyo" jawab Hoseok pelan "Oppa ada-ada saja. Kajja kita makan, pasti yang lain menunggu" Hoseok hanya diam saat Joy menariknya keluar. Fikirannya masih berkecamuk, apakah ia harus memberitahu Suga? Aish Hoseok pusing. Tbc.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD