Pregnant

1454 Words
Happy Reading. * Bersamaan dengan makan malam yang Romantis untuk semua Member Bangtan dan para istrinya semua terlihat saling bercanda dan melempar ejekan. Terlihat Jungkook yang menjadi Bulian kali ini. "Aigoo sudahlah Oppa. Kau tidak kasihan pada Magnae?" Tanya Lisa jengah pada Taehyung. Sedangkan Jungkook yang mendengar ucapan Lisa langsung mendukungnya dan melirik kesal kearah Hyung Alien-nya. "Kau membela dia? Wah suamimu itu aku atau dia?" Tanya Taehyung yang pura-pura kesal. "Sudahlah lebih baik kita makan. Makanan ini akan dingin jika kalian hanya sibuk bercanda" kata Jihyo jengah pada semuanya. Selera humor Jin memang sangat baik, tapi tidak dengan Jihyo. Entah kenapa akhir-akhir ini Jihyo sangat sensitif, bahkan Jin juga tidak berani main-main dengan Jihyo lagi kali ini. "Aigoo kenapa Eonni jadi sensitif begini?" Tanya Aliya sambil mengusap perutnya yang benar-benar sudah membesar. "Aku tidak sensitif" kilah Jihyo yang mengambil makanan untuk Jin. "Kau mengelak lagi Eonni. Kau benar-benar sensitif akhir-akhir ini. Tanya saja pada Jung Yeon Eonni" kata Tzuyu yang nimbrung ikut-ikutan. "Sudahlah. Kalian bilang mau makan. Cepat makan" kata Namjoon memisah. "Ara Leader-nim" koor semuanya kompak. "Makan sayurnya Sayang" kata Jimin yang mengabilkan sayur untuk Aliya. Melihat ada hijau-hijau dipiringnya Aliya langsung cemberut dan menatap Jimin. "Hentikan wajah itu. Aku tidak akan terpengaruh lagi. Cepat makan" mendengar ucapan tegas Jimin, Aliya hanya menunduk kesal dan memakan makanannya. "Sepertinya anak kalian akan mirip Jimin. Lihatlah sekarang, Aliya bahkan tidak mau menyentuh satupun sayur" kekeh Hoseok dan melirik Jimin yang sudah menatap datar kearahnya. "Anak memang mirip ayahnya? Benarkan Nyonya Park?" Goda Joy yang ikut-ikutan. "Tapi tidak semua anak mirip ayahnya. Kadang ibunya juga" kata Momo antusias. Bayinya berjenis kelamin perempuan dan Momo Sangat antusias. "Kenapa kalian tidak ingin tahu jenis kelaminnya?" Tanya Namjoon. "Biar nanti saja Hyung. Toh sama saja nanti atau sekarang. Yang penting Aliya dan bayi kami sehat" jawab Jimin dan kembali menambahkan sayur dipiringnya Aliya. "Oppa~~~" Aliya memekik kesal melihat apa yang Jimin lakukan. "Hanya malam ini kau makan sayur sayang. Besok pagi kau boleh pilih apapun" kata Jimin lembut. "Tapi ini sudah banyak" kilah Aliya yang menunjuk piringnya. Penuh benda berwarna hijau. "Sudahlah makan saja. Oppa janji ada Babingsu untukmu besok" kata Jimin beralasan dan membuat Aliya diam lalu memakan sayuran dipiringnya dengan tidak rela. Rasanya pahit! "Kau sepertinya siap jadi ayah Muda Jim" kata Taehyung yang menilai Jimin. Kepribadian dewasa Jimin semakin terlihat semakin hari. "Aku hanya berusaha Tae. Lagi pula tidak mungkin aku terus menjadi Ugly terus menerus" mendengar ucapan Jimin, Taehyung langsung menatap dongkol kearah si pendek. "Kau menyindir ku eoh?" Jimin tersenyum dan mengedipkan matanya lucu. "Bagus jika kau sadar. Benarkan Lis?" Tanya Jimin yang melirik Lisa, dan Lisa langsung mengangguk antusias. "Oppa hanya berbeda 2 bulan dengan Jimin Oppa. Tapi kenapa Oppa masih saja Ugly" tanya Lisa yang tidak menyembunyikan kekesalannya. "Kepribadian seseorang tidak bisa dirubah dengan cepat Lis. Tidak semudah membalik telapak tangan. Bersabarlah, lagi pula Taehyung pasti akan dewasa jika sudah akan punya anak seperti Jimin. Lihat saja nanti" ujar Jin menengahi. Akan jadi panjang urusan ini jika tidak segera dihentikan. "Arasho Oppa" kata Lisa mengalah. "Makanya cepat punya anak Noona. Biar V Hyung tidak nakal lagi" dukung Jungkook antusias. Jungkook juga capek dibully Taehyung terus. Masa Jungkook disuruh cepat-cepat nikah, Jungkook kan masih muda, kecil lagi "Mau kutunjukkan kejantananku eoh?" Tantang Taehyung dan langsung mendapat lemparan sendok dari Yoongi. "Tutup mulut kotormu dan cepat makan" desis Yoongi dan semuanya langsung kembali makan. Mereka tidak mau melihat malaikat maut yang marah. * "Mwo?" Tanya Lisa saat Taehyung memeluknya. "Aku memikirkan ucapan Jungkook" kata Taehyung yang sudah menelusup kan wajahnya keceruk leher Lisa. "Apa?" Tanya Lisa lagi. "Baby~~~" Lisa tersenyum dan mengusap tangan Taehyung. "Oppa yakin?" Taehyung menarik wajah Lisa untuk menatapnya dan mengecup bibirnya singkat. "Sangat" Lisa tersenyum dan mengusap pipi Taehyung. "Maka buktikan kejantanan yang kau maksud tadi" mendengar ucapan Lisa, Taehyung sontak langsung bereaksi cepat. Menarik Lisa kearah ranjang dan memulai pergulatan nikmat mereka disana. Menelanjangi tubuh Lisa dengan cepat dan membuktikan kejantanan dirinya. "Oppahhh~~~" * "Tidak mau. Jeleekk" mendengar ucapan Lisa, Aliya langsung menatap dongkol kearah istri Kim Taehyung ini. "Apa yang kau inginkan sebenarnya?" Tanya Aliya yang melemparkan remot pada Lisa. Mereka menonton TV bersama dan Lisa benar-benar membuat Aliya jengkel. Bangtan Kerja, Joy dan Jihyo ke supermarket. Momo beli cemilan ditemani Tzuyu dan mereka dirumah berdua. "Ish kau menyebalkan" ketus Lisa dan merubah Chanel TV-nya dan setelah beberapa menit Lisa hanya sibuk mengganti-ganti terus dan tidak membiarkan tetap pada satu stasiun TV. "Yakh hentikan itu" teriak Aliya kesal dan mencubit lengan Lisa. Sontak Lisa langsung berteriak. "Yakh sakitt" tepat saat Lisa berteriak ternyata semua Member Bangtan baru pulang. "Wae?" Tanya Jimin yang mendekati mereka. "Salahkan istrimu. Dia mencubit ku" kesal Lisa yang mengusap lengannya. "Siapa suruh terus mengganti stasiun TV terus. Dasar Sialan" setelah mengumpat Lisa, Aliya langsung pergi begitu saja dan meninggalkan semua yang mematung. Istri Park Jimin mengumpat? "Dasar i***t" kali ini semua kembali dibuat mematung karena Lisa yang mengumpat Aliya. Hei ada apa dengan keduanya? "Lis~~" panggilan Taehyung juga diabaikan oleh Lisa. "Istri kalian kerasukan apa?" Tanya Jin aneh. "Entahlah aku juga bingung Hyung" jawab Jimin pelan. "Susul keduanya" kata Yoongi dan keduanya mengangguk mengerti. * "Sayang" Jimin masuk kedalam kamarnya dan menemukan Aliya yang tengah berbaring dengan memainkan ponselnya. "Kenapa Hem?" Tanya Jimin lembut dan meraih ponsel Aliya dan menyimpannya diatas nakas. Aliya hanya diam dan masuk kedalam pelukan Jimin. "Kenapa?" Tanya Jimin yang kedua kalinya. "Aniyo" jawab Aliya singkat dan semakin masuk kedalam pelukan Jimin. "Jika seperti itu kenapa harus bertengkar dengan Lisa?" Tanya Jimin sambil mengusap kepala istrinya. "Lisa Eonni yang mulai. Dia bahkan tidak membiarkan aku menonton TV dengan tenang" Jimin mengulum senyum mendengar Jawaban Aliya. Jadi karena TV? "Tidak perlu bertengkar juga sayang. Kalian seperti anak kecil tau" Aliya hanya diam dan memejamkan matanya. "Minta maaf nde?" Aliya menggeleng pelan dan membuat Jimin menghela nafas pelan. "Masa satu atap bertengkar? Tidak seru" kata Jimin yang masih mencoba membujuk Aliya. "Tapi~~~" "Lisa mungkin sedang datang bulan makanya agak aneh" kata Jimin menyela dan membuat Aliya akhirnya menyerah. "Nanti saja. Aku mau tidur" kata Aliya yang sudah memejamkan matanya. "Pokoknya sebelum makan malam kalian harus berbaikan" Aliya hanya bergumam membalas ucapan Jimin. Matanya benar-benar sudah sangat berat. * Taehyung menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan bingung. Kenapa Lisa justru merah-merah padanya? Ia mencoba membujuk Lisa agar berbaikan pada Aliya, tapi kenapa Taehyung yang berakhir kena sembur. Sebenarnya kenapa dengan Nyonya Thailand itu? "Wae Hyung?" Tanya Jungkook pada Taehyung yang masih berdiri didepan pintu kamarnya. "Kenapa Nonna-mu jadi aneh Kook?" Tanya Taehyung yang tidak menyembunyikan kebingungannya. "Aneh bagaimana Hyung?" Tanya Jungkook yang ikut-ikutan bingung. "Masa aku kena sembur juga darinya" kaya Taehyung bingung. "Mungkin Lisa Noona sedang datang bulan makanya aneh" kata Jungkook. "Datang bulan apanya? Orang semalam kami~~~" Taehyung menghentikan ucapannya saat akan membongkar kejadian mereka semalam. "Kami apa Hyung?" Tanya Jungkook meminta penjelasan. "Ah aniya. Aku pergi dulu" Jungkook mendengus melihat Taehyung yang berlari menjauh. Dasar Alien aneh! * Makan malam kali ini masih menguar aroma dingin antara Lisa dan Aliya. Keduanya masih sama-sama bungkam dan melirik tajam masing-masing. "Ehem~~" deheman keras Jin membuat semua fokus pada makanan mereka. Jimin yang melihat Aliya bungkam langsung meremas jarinya dan Aliya mengerti Jimin mau apa. "Mianhae Eonni" kata Aliya tiba-tiba dan membuat semua terkejut. "Aku minta maaf untuk tadi" kata Aliya yang melanjutkan ucapannya. "Kau mau memaafkan aku kan?" Lisa menatap Aliya dalam dan akhirnya mengangguk. "Nde. Aku juga Huek~~~" Lisa tidak bisa melanjutkan ucapannya karena merasa mual duluan. Berlari kearah kamarnya dan semua sontak mengejarnya. "Gwenchanayo Lis?" Tanya Taehyung yang mengusap punggung Lisa. "Huek~~" Lisa masih saja muntah dan Taehyung jadi khawatir. "Eonni waeyo?" Tanya Aliya pelan. "Huek~~~" Lisa masih saja muntah dan semuanya jadi khawatir. "Kita bawa kerumah sakit!" Lisa menggeleng dan menegakkan tubuhnya. "Gwenchanayo Oppa" kata Lisa yang menyeka keringatnya. "Yakin?" Tanya Taehyung memastikan. "Hem!" Lisa hanya mengangguk pelan. "Kau makan apa Lis? Kenapa bisa muntah-muntah?" Tanya Jihyo lembut. "Aniya Eonni. Aku tidak makan apapun dari tadi siang" Aliya melirik Lisa aneh. "Wae Chagi?" Tanya Jimin pada Aliya. "Aniya melihat Lisa Eonni yang seperti ini, aku jadi ingat saat pertama kali hamil" jawab Aliya yang membuat semuanya kaget. "Jinjjayo?" Tanya Taehyung terkejut. "Entahlah coba Eonni cek dengan Testpack. Siapa tau Positive" jawab Aliya lagi. "Aku tidak punya" ujar Lisa pelan. "Aku punya sebentar kuambil" kata Aliya yang berlalu. * Semuanya menatap gelisah pintu kamar mandi yang digunakan Lisa. Sudah 15 menit Lisa ada didalam sana dan belum keluar juga. Tepat saat knop pintunya terbuka dan menampilkan Lisa dengan wajah pucat. "Ottokhe Lis?" Tanya Taehyung khawatir. "Oppa lihat saja" jawab Lisa yang menyerahkan Testpack-nya. "Aku juga takut" mendengar ucapan Taehyung, Aliya jadi kesal dan merebut Testpack dari tangan Lisa. "Menyebalkan" Aliya mengarahkan pandangannya fokus pada testpack-nya. "Otte?" "Lisa Eonni~~~~!" Tbc.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD