Taelice wedding

1828 Words
Happy Reading. * Kebahagiaan terlihat sangat kentara diwajah Lisa dan Taehyung. Senyum merekah tidak berhenti terulas dari bibir keduanya. Beberapa jam yang lalu mereka resmi menjadi pasangan suami-istri. Mereka menikah disalah satu Gedung di Seoul, dengan undangan penuh. Antara Relasi dari kedua Keluarga, Perusahaan dan teman keduanya. Lisa sendiri terus bergelanyut manja dilengan Taehyung. Dengan Gaun warna Putih, rambut coklat yang dibiarkan terurai dengan mahkota dari tanamanan yang menghiasi kepala Lisa. Heels senada dengan tinggi 10cm. Lisa terlihat sangat cantik dan sempurna. Taehyung sendiri menggunakan jas warna putih dengan Rambut hitam yang ditata rapi. Senyum kotak selalu menghiasi wajah Taehyung dan para Dispack tidak berhenti mengabadikan Moment bahagia ini. Pernikahan Member ke-4 Bangtan. Tentu saja Bangtan jadi Trending Topik, dalam 6 bulan terakhir ada 3 Member Bangtan yang menikah. Tentu saja berita seperti ini menjadi santapan empuk bagi wartawan. "Kau bahagia?" Tanya Taehyung pada Lisa. "Sangat! Oppa adalah sumber kebahagiaanku!" Jawab Lisa lembut. "Terima kasih karena telah hadir dalam kehidupanku" ujar Taehyung tulus. "Akulah yang berterima kasih karena Oppa mewarnai kehidupanku dengan berbagai kebahagiaan. Aku sangat bahagia menjadi milik Oppa" Balas Lisa tidak kalah tulus. "Aku mencintaimu Panprian Kim!" Lisa mengangguk dan menyatukan kening mereka. "Aku juga sangat mencintaimu Kim Taehyung!" Baru saja Taehyung hendak menyatukan bibir mereka, suara Jungkook lebih dulu menginstrusinya. "Nanti lanjut lagi Hyung. Sekarang kita harus pergi! Yang lain sudah menunggu!" Taehyung dan Lisa hanya ikut saat Jungkook menarik mereka keluar dari Pesta. "Kemana Kookie?" Tanya Lisa. "Jalan-jalan dengan yang lain Noona. Yang lain sudah menunggu dan kalian tidak boleh terlambat" jawab Jungkook dan terus menarik tangan keduanya. * Yang dimaksud jalan-jalan oleh Jungkook adalah mereka yang diturunkan disebuah Vila pinggir pantai. Sangat indah dan nyaman, sepertinya ini kejutan untuk mereka. Setelah memberikan kunci Vila pada mereka, Jungkook langsung melenggang pergi. "Nikmati malam panjang kalian!" Itu kata-kata Jungkook sebelum pergi. "Mereka sangata baik" cetus Lisa sambil memperhatikan Kolam kecil yang dihiasi berbagai lilin yang mengambang. "Mereka berguna juga!" Kekeh Taehyung sambil memperhatikan sekitar. "Kita duduk disana Oppa!" Ajak Lisa saat melihat bangku kecil diarea tengah taman. "Mari Nyonya Kim!" Lisa mengangguk antusias. "Wow! Bintangnya indah!" Puji Lisa takjub. "Lebih indah Istriku" kata Taehyung romantis. "Oppa rupanya cukup berpengalaman dalam merayu!" Puji Lisa. "Aku belajar dari Jimin Hyung!" Kata Taehyung. "Ilmu kalian dari satu orang rupanya!" Lisa mulai fokus pada bintang dan Taehyung mulai fokus pada wajah cantik Lisa. "Apa aku sudah bilang jika kau sangat cantik tadi?" Lisa menengok Taehyung dan terkekeh. "Berulang kali. Bahkan masih saat bersama Aliya dan Jenni Eonni tadi. Oppa hampir seratus kali mengucapkanya!" Kata Lisa sambil tertawa. "Aku sampai lupa. Kau sangat cantik Lis!" Lisa menghentikan tawanya dan menatap Taehyung dalam. "Oppa juga sangat Tampan!" Puji Lisa sambil menyentuh wajah Taehyung. Sementara Taehyung langsung memejamkan matanya saat merasakan sentuhan lembut Lisa diwajahnya. "Apa kau lapar?" Tanya Taehyung tiba-tiba. "Tidak!" Jawab Lisa. "Tidak masalahkan kita mulai sekarang?" Tanya Taehyung dalam. Lisa yang mengerti hanya mengangguk dengan wajah memerah. Taehyung tersenyum dan mengecup jemari Lisa yang meraba wajahnya. Menggenggam erat jemari Lisa dan segera meraih tubuh Lisa kegendonganya. "Nyonya Lalisa Kim bersiaplah untuk terus mendesahkan namaku malam ini. Dan jangan menyesal jika kau tidak bisa berjalan besok!" Gumam Taehyung. "Kita lihat nanti!" Ujar Lisa. "Kau akan tahu kemampuan Suamimu ini Nyonya Kim. Nikmati saja!" Kata Taehyung sambil mempercepat langkahnya untuk memasuki Vila. "Aku mencintai Oppa!" "Aku juga sangat mencintaimu!" * 12 kursi tampak lengkap diisi semua orang. 6 pria dan 6 wanita, tentu saja Bangtan dan pasanganya masing-masing. Setelah mengantarkan Lisa dan Taehyung ke-Vila-nya Jungkook langsung menuju tempat mereka janjian. "Alien itu pasti sedang~~~" Namjoon tidak meneruskan ucapanya. Semua juga sudah tahu apa yang akan terjadi pada pengantin baru. Apalagi ini Taehyung dan Lisa. "Bangtan jadi Tranding topik terus!" Kekeh Raina, teman Aliya dan sedang dalam pendekatan dengan Yoongi. Sebenarnya Raina tidak mau ikut tapi Yoongi terus memaksanya. Raina juga sedikit merasa tidak nyaman karena ada Joy, pasalnya Joy adalah teman se-Grup Wendy. "Sebentar lagi kita juga menyusul!" Ucapan Yoongi membuahkan hasil sorakan dari yang lain. Sedangkan Raina hanya mampu menunduk dengan wajah memerah. "Oppa hati-hati, Raina suka menggigit!" Ujar Aliya memberitahu dan mengarahkan tangan Jimin untuk mengusap perutnya yang baru saja ditendang oleh Bayi mereka. "Jinjja? Jadi kau suka menggigit? Wah aku suka pada Yeoja yang suka menggigit. Jadi kelihatan asli sifatnya. Dan saat malam pertama nanti kau mau gigit bagian tubuhku yang mana?" Akibat pertanyaan Vulgar Yoongi, Jin langsung menghadiahinya dengan lemparan sendok dan membuat Yoongi memekik kesakitan. "Jangan terlalu Vulgar. Ada Jungkook dan Tzuyi yang masih kecil!" Kata Jin. "Hyunggg~~~Oppaaaa!" Pekik Tzuyu dan Jungkook bersamaan. "Kalian ini masih kecil. Jadi tutup telinga ya!" Goda Jihyo. "Eonniii!" Protes Tzuyu tidak terima. "Jangan bahas itu lagi Hyung. Kasihan Baby Jeon dan Baby Chuo!" Jungkook dan Tzuyu semakin kesal mendengar ucapan Jimin. "Kalian menyebalkan!" Koor keduanya. "Kenapa diam saja?" Tanya Hoseok pada Joy. "Aniya! Hanya saja biasanya ada Wendy Eonni disini. Tapi posisinya sudah diganti oleh Raina sekarang!" Hoseok yang mendengar ucapan Joy hanya tersenyum tipis dan mengusap surai pendek Joy. "Jangan dibahas! Ada aku disini! Mungkin mereka tidak cocok!" Joy mengangguk dan menggenggam tangan Hoseok. Wendy dan Yoongi resmi putus saat pernihakan Jin. Ini bermula pada kecemburuan Wendy yang tidak beralasan pada Jenni dan Yoongi, padahal Wendy sudah tahu jika Jenni sedang menjalin hubungan dengan Suho. Yoongi yang awalnya biasa saja jadi risih sendiri, Wendy semakin berani dan tidak terkendali. Wendy sudah berulang kali diperingatkan oleh Joy dan Aliya tetap saja kekeh menuduh Yoongi. Sampai akhirnya Yoongi lelah dan memilih mengakhiri hubunganya dengan Wendy tepat saat pernikahan Jin. Bukanya bertanya alasanya, Wendy malah menuduh Yoongi selingkuh dengan Jenni dan itu dilakukanya didepan umum. Tentu saja Yoongi jadi tidak enak pada semuanya dan yang paling Yoongi merasa tidak enak tentu saja pada Suho dan Jenni. Karena sikap Wendy yang semakin tidak karuan Yoongi akhirnya benar-benar memutuskan hubunganya dengan Wendy tanpa berniat kembali. Itu juga alasan Yoongi ikut berlibur ke Jeju bersama yang lain. Padahal saat itu Yoongi sudah punya rencana untuk berlibur ke-Jepang bersama Wendy untuk memperbaiki hubungan mereka tapi Wendy melakukan hal diluar kepalanya. Dan karena ikut ke Jeju akhirnya Yoongi bertemu dengan Raina yang merupakan teman Aliya. Saat itu Yoongi ada dipinggir pantai sendirian dan tiba-tiba ada sebuah bola yang mengenai kepalanya dan ternyata bola itu lemparan Raina. Singkat cerita Raina mengajak Yoongi berkenalan dan Raina terus meminta maaf pada Yoongi. Awalnga Yoongi hanya bersikap dingin dan datar pada Raina, tapi saat melihat Raina yang kesakitan karena tidak sengaja menginjak kerang hingga membuat kakinya terluka mau tidak mau Yoongi menolong Raina. Membawa Raina ke Vila mereka dan saat melihat Aliya disana, Raina langsung memekik senang. Aliya yang mengenal Raina tentu saja langsung memeluk Raina. Semuanya masih tidak mengerti apapun sampai Aliya menceritakan semuanya hingga semua mengerti. Aliya mengajak Raina menginap dan tidur dikamar Lisa, Raina awalnya tidak mau tapi karena dipaksa yang lain akhirnya Raina mau. Dan dari situlah Yoongi mengenal Raina, cara bicaranya yang terkesan singkat dan datar. Ekspresi dingin dan ceria secara bersamaan. Suara yang sering dibuat seperti anak kecil, kelucuan Raina saat adu mulut dengan Aliya dari situlah Yoongi tertarik dengan Raina. Dan Yoongi tidak menyiayiakan waktu begitu saja. Yoongi selalu meminta bantuan Aliya untuk dekat dengan Aliya dan Aliya dengan senang hati membantu Kakaknya. Lagi pula Yoongi juga sudah putus dengan Wendy dan Aliya tidak mau menyalahkan Yoongi, ini semua berawal dari kecemburuan Wendy sendiri hingga hubungan keduanya hancur dan Aliya tidak mau terlalu ikut campur. Jika Yoongi meminta bantuanya maka Aliya akan mengabulkanya. Joy juga tidak bisa berbuat banyak karena dasarnya ini semua salah Kakaknya dan Joy juga tidak mau terlalu ikut campur disini. Semuanya sudah sama-sama dewasa dan pasti semuanya tahu yang terbaik. "Kapan aku bisa menemui orang tuamu? Aku ingin segera melamarmu! Masa aku kalah dengan Taehyung!" Ucapan Yoongi membuat Raina menunduk. Yoongi sudah berulang kali mengutarakan hal itu, tapi Raina selalu mengulur waktu, karena mereka baru saling mengenal satu minggu dan Yoongi sudah bisa membuat Komitmen denganya. "Biar aku Hubungi Bibi Song. Oppa terima beres!" Yoongi langsung mencium tangan Aliya untuk berterima kasih tapi karena ciuman itu Yoongi mendapat jitakan dari Jimin. "Yakh Hyung Aliya istriku!" Teriak Jimin emosi karena Yoongi mencium tangan Aliya. Sontak semuanya tertawa keras melihat keduanya. Dan Aliya hanya bisa menghela nafas lelah. Jimin dan Yoongi sering bertengkar sekarang. Karena Yoongi ingin dekat dengan Raina melaluinya dan Jimin tidak suka jika ada Namja yang dekat-dekat denganya termasuk ke-4 Hyung dan ke-2 Dongsaengnya. Jimin sangat Over Protective padanya. "Itu ucapan terima kasih!" Desis Yoongi. "Pakai cara lain. Jangan cium istriku!" Ketus Jimin tidak kalah kesal. "Dasar bantet!" Umpat Yoongi. "Tidak punya mata, kulit albino, suara jelek!" Teriak Jimin keras. "Bocah kurang ajar! Aku ini Hyung-mu!" Teriak Yoongi. "Dan aku Adikmu!" Balas Jimin. "Adik Ban~~~akhhh~~~akhhh!" Karena terus berdebat akhirnya keduanya dapat jeweran dari tangan Aliya dan Raina. "Sayang sakit!" Keluh Jimin sambil mencoba melepaskan jeweran Aliya. "Aku tidak peduli. Oppa minta maaf pada Yoongi Oppa" kata Aliya mutlak. "Dan Oppa juga harus minta maaf pada Jimin Oppa!" Kata Raina tegas. Sontak yang lain langsung tertawa keras melihat penderitaan kedua Member Bantet Bangtan. "Minta maaf!" Tekan Aliya, sedangkan Jimin hanya bisa pasrah. Jimin tidak akan membantah ucapan Aliya. "Ara. Hyung Mianhae!" Kata Jimin. "Oppa juga!" Kata Raina. "Ara. Nado Mianhae!" Kata Yoongi yang sudah sangat kesakitan. Tangan kecil Raina sangat sakit. "Nah gitukan enak!" Kata Raina. "Lepas ya! Sakit Nyonya Min!" Raina menghela nafas pelan dan melepaskan tanganya begitu pun Aliya. "Jangan ulangi lagi. Aku mau tidur" kata Raina lelah. "Aku antar!" Yoongi langsung mengejar Raina. "Dasar Ahjuhsi gila!" Kekeh Jungkook. "Hyung kau dikatai Ahjuhsi Gila oleh Magnae" teriak Namjoon. "Hyunggggg!" * Taehyung menghela nafas pelam dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka. Sedangkan Lisa masih saja diam menikmati pelepasanya. "Mian! Tadi sakitkan?" Lisa langsung menoleh dan menemukan Manik indah Taehyung yang menatapnya penuh sesal. "Jangan bahas itu lagi Oppa. Itu hal biasa untuk seorang wanita!" Kata Lisa sambil memiringkan tubuhnya. "Ara. Aku mencintaimu!" Kata Taehyung sambil merengkuh tubuh kecil Lisa. "Nado!" Balas Lisa sambil memejamkan matanya. "Kita tidur saja. Ini sudah malam!" Lisa mengengguk dan menyamankan posisinya didada bidang Taehyung. "Jaljja Nae Anae!" "Nado Nae Nampyeon!" * "Jangan sering bertengkar dengan Yoongi Oppa!" Peringat Aliya pada Jimin yang memeluknya. "Hem!" Dehem Jimin pelan. "Yoongi Oppa hanya pendekatan!" Kata Aliya. "Aku tahu!" Ketus Jimin. "Dan kenapa masih cemburu?" Tanya Aliya sambil menatap Jimin. "Karena kau milikku. Dan tidak ada yang berhak selain aku padamu!" Tegas Jimin. "Tidak ada pengecualian?" Jimin menggeleng dan mengecup bibir Aliya. "Tidak ada. Kau mutlak milikku dan tidak ada yang boleh menyentuhmu selain aku. Dan aku tidak akan membiarkan siapapun menyentuhmu termasuk Hyungedul dan Donsaengedul!" Tegas Jimin. "Dasar Over!" Kesal Aliya. "Aku tidak peduli!" Ketus Jimin. "Ji Hyun juga tidak boleh?" Tanya Aliya yang ingat adik iparnya. "Apalagi bocah kurang ajar itu. Dia tidak boleh dekat-dekat denganmu. Bisa bahaya nanti!" Aliya menghela nafas pelan. "Jangan terlalu jadi orang pencemburu. Oppa tahu akibatnyakan? Aku tidak mau Oppa seperti Wendy Eonni!" Peringat Aliya. "Ara! Kajja kita tidur sdah malam! Jaljja Nae Anae!" Ujar Jimin. "Nado Oppa!" T.b.c
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD