siapa Windu ?

1041 Words
Suasana hening di antara mereka,, Novan terdiam hanyut dalam bimbang tak tahu darimana dia harus menjelaskan... "lalu,,bisakah sekarang aku bertanya dan kamu jawab dengan jujur dan jelas?" ujar Vania memecah lamunan Novan "ya, tanyakan saja". Vania menghela " siapa Windu?" singkat dan sukses membuat Novan diam dan terhentak... "aku akan menjawab mu,,tapi bisakah kamu berjanji? bahwa setelah ini semua akan seperti biasa,, setelah kami tahu windu siapa kamu akan tetap pura-pura tidak tahu saja?" ujar Novan sebelum menjelaskan,,Novan menatap dalam mata Vania,, ada kebingungan di sana... "baiklah aku berjanji" ujar Vania... "hemmmmmm" Novan menghela berat.. "windu adalah............. Windu adalah seorang petarung,,dia adalah bodyguard yang aku ambil dari dunia bawah tanah ,,dia memiliki masalalu yang sangat kelam dan menyedihkan,,aku menyelamatkannya dan menjadikannya sebagai bagian dari orang ku juga ang paling aku percaya,,dia masih terlalu kecil untuk menghadap kehidupan kelam sebagai petarung yang di pelihara layaknya hewan... di adu hanya sekedar untuk bahan penghibur para jutawan-jutawan kejam tak berperikemanusiaan... menjadi pencetak uang untuk majikannya yang serakah dan arogan... aku melihatnya di arena tarung dan dia hampir mati saat itu... dan disini lah dia sekarang,,di sisiku dan di sisimu untuk menjaga mu ... dia adalah perlindungan dan teman yang kamu butuhkan.... dan,,kamu akan tetap menjadi temannya buka?" ujar Novan menutup penjelasannya tentang Windu... Vania termangu sedikit tidak percaya ingin kamu tahu,,hanya saja aku takut aku belum sanggup menjaga mu tetap aman di sisiku,,cukuplah kamu tahu aku adalah Novan,, bagaimana?" ujar Novan lagi dengan mata memelas di sana tersirat kebimbangan antara jujur dan melindungi Vania ... "baiklah,,aku akan berusaha tidak mencari tahu,,hanya aku akan selalu bertanya sesuatu yang menurut ku penting,,, karena hubungan yang di mulai dari suatu kebohongan akan berakhir buruk" ujar Vania menatap mata Novan,,"terimakasih,,sebisa mungkin aku akan jujur terhadap hubungan ini" ujar Novan reflek memeluk tubuh kecil Vania,,membuat Vania terdiam sungguh ini pertama kalinya dia merasakan pelukan seorang laki-laki selain kakak dan ayahnya.... Hari ini Vania terlarut dalam pikirannya,,memang dia telah berjanji untuk tidak bertanya lebih lanjut,,namun keinginan tahuannya begitu besar,,Vania duduk dan mulai berselancar di dunia maya,,membrowsing satu persatu yang ingin dia tahu,,mulai mengetik satu persatu nama... hingga dia masuk dalam sebuah website situs pertarungan bawah tanah,,saat dia ingin menekan enter tiba-tiba laptopnya eror,,dia terdiam,,lupa akan sesuatu,,Novan juga seorang hacker,,Vania menunduk merasa semua yang dia lakukan sia-sia... "kamu benar-benar tidak ingin aku tahu duniamu" ujar Vania dengan hati sedih... "ini tidak adil,,kamu tahu semua tentang aku,, sementara aku hanya tahu sepintas saja,,seolah sedang melihatmu dari balik tirai" gerutu Vania sebal... S MUA tentang Novan seperti samar-samar saja di pikiran Vania,,membuat hatinya penuh praduga dan merasa saat lelah dengan keadaan ini.... Membuat Vania terlelap di pelukan sang mimpi,,malam ini kebingungan menghangatkan tidurnya... Di sisi lain... "dia mencoba mencari tahu tetang kita,,rasa penasarannya sepertinya lebih besar dari janjinya boss" ujar Bayu "blokir sistemnya" ujar Novan sedikit terusik dengan tindakan Vania "aku rasa dia tak semudah itu untuk di batasi,,dia akan berusaha untuk terus mencari tahu lebih" ujar Bayu lagi... Novan hanya diam sibuk dengan pikirannya sendiri... 'bukankah sudah ku katakan,,semakin sedikit yang kamu tahu itu akan semakin baik,,jangan membuat ku semakin pusing Vania ' gerutu Novan dalam hati,, bingung dengan keadaan dan perasaan... Pagi ini Vania sudah siap dengan seragam sekolah yang rapi,,namun pesan dari Novan membuatnya sedikit lesu... [aku tidak bisa menjemput mu pagi ini,,pergi sekolah dengan kak Vano dulu untuk hari ini] "Hem,,apa dia marah?" ujar Vania lesu namun tetap melangkah keluar dari kamar dan menemui kakanya di depan... "kak,,antar aku" ujar Vania lesu... "Novan kemana?" tanya Vano heran melihat adiknya sedikit lesu dan tak di jemput Novan manusia super PD menurut Vano... "gak tahu,,dia hanya kirim pesan tidak bisa jemput" ujar Vania lagi... "baiklah ayo naik,, jangan berpikir macam-macam mungkin memang dia gak sempat atau ada urusan lain,,atau kalian memang lagi marahan??" ujar Vani menyelidiki adiknya dengan nada menggoda... "diamlah kak,,anta saja aku" ujar Vania kesal... Vano terkekeh tahu benar dengan suasana hati adiknya yang sedang bad mood... "oke oke" motor Vano melaju membelah jalanan menghantarkan Vania sampai ke sekolah... Di gerbang sekolah terlihat Windu sudah menunggu nya di gerbang... "hai Vania??" sapa Windu ceria seperti biasa... "Windu mana Novan?" tanya Vania yang tidak melihat kehadiran Novan "Novan ,,entah mungkin tidak masuk sekolah" ujar Windu santai,,namu di mata Vania seperti ada sesi yang di sembunyikan Windu darinya... "ooooo" ujar Vania sambil berjalan menuju kelas,, Windu mengikuti langkah nya... sambil tersenyum,,tentu sedikit gugup karena dia menyembunyikan sesuatu yang seharusnya Vania tak tahu tentang Novan.... Sungguh hari ini Vania tak fokus,,dia melamun sepanjang pelajaran berlangsung,, memikirkan kemana Novan tak masuk sekolah ingin bertanya pada Windu dia yakin tak akan mendapatkan penjelasan apapun... Windu yang memperhatikan nya hanya menghela... 'kalian sungguh rumit,dan aku terjebak di dalam kerumitan itu,,kamu sungguh luar biasa boss' ujar Windu dalam hati jengkel dengan keadaannya... Windu menghela lelah dan kembali melihat ke arah papan tulis... Di sebuah ruangan privat,,ruangan sedikit gelap ada beberapa orang dengan muka sangar,, menunjukkan ke aroganan masing-masing dengan kharisma gelap,, mereka adalah orang-orang bawah tanah,,mafia bisnis,,yang terhimpun dalam sebuah organisasi.... seorang yang begitu di segani yang dengan julukan "Darkness" masuk dengan gagah,,sebuah topeng menghiasi wajahnya,, begitu terlihat misterius namun aura kejam begitu menguar di dirinya,, tampa melihat wajahnya orang mampu tunduk dengan memandang matanya saja... sosok yang begitu hitam dalam dunia hitam,,terkenal kejam dan tak pandang bulu dalam bertindak... " selamat datang tuan" ujar para pemimpin lain saat darkness duduk di singgah sananya... Hanya di tanggapi dengan anggukan dan persilahkan duduk... Rapat yang mencekam itu di mulai dengan membahas pendapat dan strategi.. Darkness memperhatikan satu persatu dari mereka,,'aku dapatkan kamu di sini,,akan ku tunjukkan kamu salah mengganggu orang' ujarnya dalam hati... "baiklah,,aku ingin mengumumkan satu hal" para pemimpin itu diam dengan hikmat memperhatikan setiap ucapan darkness,,bahkan suaranya saja di sembunyikan dengan sebuah mikrofon pengubah suara yang di pakainya... "aku akan merekrut satu orang dari setiap kelompok kalian untuk aku berikan akses penuh masuk dalam jaringan ku,,pilihlah orang yang terpercaya dan dapat di andalkan,,jangan kecewakan aku!" ujar Darkness,,lalu beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan para pemimpin yang masih terdiam... Darkness sangat misterius,, tertutup dan sangat rahasia,,mengirim satu orang yang bisa akses masuk dalam jaringannya adalah sebuah harapan para pemimpin untuk memata-matai Darkness dan mencari kelemahannya untuk menjatuhkannya... Tampa mereka sadari itu adalah trik Darkness menguji mereka karena di curigai di antara mereka ada yang berkhianat.... Bersambung
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD