Bagian 28

1589 Words

“Mama!” Ara berteriak riang ketika pintu ruang rawat terbuka dan mendapati sang mama menghampirinya. Wajah gadis kecil itu terlihat semringah melihat kedatangan mamanya. Pasalnya, saat bangun tadi, dia hanya mendapati sang nenek. Senyum yang terlukis di bibir Ara tiba-tiba memudar ketika seorang wanita berkerudung hitam masuk ke ruang rawatnya sesaat setelah sang mama. Ara mengerjap-ngerjapkan mata, menatap lekat sesosok wanita setengah baya yang terlihat asing baginya. Wanita setengah baya itu berdiri tak jauh dari brankar dan tengah menyunggingkan senyum semringah ke arahnya. Ambar yang sedari tadi duduk di kursi samping ranjang, kini beranjak dan berdiri di samping Nesya, mempersilakan wanita berjilbab hitam itu untuk mendekat ke arah Ara. Melalui gerak bibir, dia bertanya kepada anak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD