Jalan tol A6 menuju Lyon tampak seperti pita hitam panjang yang membelah kegelapan malam. Mobil sedan yang membawa Widya melaju dengan kecepatan tinggi, namun Jean-Paul sesekali melirik cermin tengah dengan cemas. "Mereka sudah di belakang kita, Mademoiselle," ucap Jean-Paul, suaranya tenang namun ada ketegangan yang nyata. Widya menoleh ke belakang. Di kejauhan, ia melihat sepasang lampu depan yang sangat terang melaju dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Itu bukan mobil polisi. Ia mengenali raungan mesin itu—itu adalah Lamborghini milik Keisha. Widya merasakan jantungnya berdegup kencang. Separuh darinya merasa takut, namun separuh lainnya merasakan kerinduan yang menyiksa saat menyadari Keisha sendiri yang mengejarnya. Keisha tidak mengirim anak buahnya; dia datang sendiri untuk m

