PERGI KE BANK

1067 Words
Setelah Xio Chang melihat ke arah pintu dan sosok Qin Lang pun muncul. Melihat kedatangan Qin Lang, Xio Chang pun mengeryitkan dahi nya. "Apakah ini nasabah VIP, tetapi mengapa penampilannya seperti pengemis. Lalu kemana Tang Liu mengapa dia tidak mengkonfirmasi bahwa hari ini akan ada tamu VIP." Batin Xio Chang yang mencoba untuk menebak siapa sosok yang ada di hadapan nya saat ini. "Maaf tuan, mari silahkan duduk. " Ucap sambil mempersilahkan Qin Lang untuk duduk di sofa tamu. "Terima kasih kepala cabang." Balas Qin Lang yang melangkah dan duduk di sofa. "Kalau saya boleh tahu, ada keperluan apa anda kemari. " Tanya Xio Chang. "Aku kemari ingin menarik sejumlah uang dan ini kartu bank saya." Ujar Qin Lang yang menyodorkan kartu hitam yang tampak kusam tersebut. Alangkah terkejutnya Xio Chang melihat kartu hitam tersebut. Karena di kota Jinling belum pernah ada transaksi yang menggunakan kartu hitam. Di Citibank bank sendiri kartu ATM nasabah di bagi menjadi 5 kelas yaitu. Kelas Biasa minimal saldo yang di miliki adalah 1 juta yuan. Lalu kelas Silver dengan jumlah saldo minimal 10 juta yuan. Kemudian platinum, pemegang kartu ini wajib mempunyai saldo minimal 50 juta yuan. Pemegang kartu platinum ini biasanya termasuk ke dalam 20 orang terkaya di kota Jinling. Kemudian kelas gold dengan minimal saldo 200 juta yuan. Dan di kota Jinling hanya 5 keluarga yang memiliki kartu gold ini dan itu sudah termasuk orang paling terkaya di kota Jinling. Sedangkan untuk keberadaan kartu hitam sendiri itu hanya 5 keluarga yang mempunyai di negara Republik Konoha ini. Dan 5 keluarga ini berada di kota Nanjing. Dengan tangan yang gemetar dan wajah yang berkeringat dingin Xio Chang memegang kartu hitam yang legendaris itu. "Kriet.. " Saat suasana yang mencekam terdengar suara pintu terbuka yang membuat Xio Chang terkejut. "Maaf kepala cabang, saya lalai sehingga pengemis ini bisa masuk ke ruangan anda, anda tenang saja biar saya yang akan mengatasinya." Ucap manager Tang Liu dengan wajah penuh kekesalan berjalan menghampiri Qin Lang. "Manager Tang jaga sikapmu. Begini kah cara mu melayani tamu VIP." Bentak kepala cabang. Walaupun dia masih ragu dengan penampilan Qin Lang tetapi dia tidak mungkin berani untuk bertindak sembrono di hadapan Qin Lang. "Kepala cabang, anda jangan sampai tertipu olehnya. Dia ini hanya pengemis dan kartu bank yang dia tunjukan pasti palsu." Ucap Tang Liu yang mencoba untuk membujuk Xio Chang agar mempercayainya. "Bukan kah mudah untuk mengkonfirmasi tentang kartu itu. Kalian hanya perlu mengeceknya saja kan. Manager Tang saya sangat kecewa dengan pelayanan anda. Kepala cabang cepat periksa kartu saya ini." Ucap Qin Lang yang mulai kesal dengan sikap manager Tang. "Maaf sebelumnya tuan tetapi untuk memeriksa isi saldo kartu hitam ini saya memerlukan sidik jari anda." Ucap Xio Chang sambil mengambil slat finger scan khusus dari dalam lemari nya. "Baiklah kalau begitu. Aku akan mengecek sidik jari ku." Ucap Qin Lang sembari meletakkan ibu jari sebelah kanan nya di alat finger scan. "Bip Bip " Begitu suara yang di keluarkan alat tersebut. Itu berarti data nasabah invalid. "Sudah saya katakan pak kepala cabang. Kalau pria ini hanya penipu dan kartu bank yang di tunjukan nya juga palsu." Ujar manager Tang yang tampak sumringah karena dirinya berpikir dia berhasil membuktikan argumen nya. "Maaf tuan anda jangan mencoba untuk membodohi saya. Katakan yang sejujurnya darimana anda mendapatkan kartu hitam ini." Ucap Xio Chang yang mulai percaya dengan manager Tang. "Tenang kepala cabang, saya hanya lupa menggunakan jari yang mana pada saat saya membuatnya." Sahut Qin Lang yang sedang mencoba mengingatnya. "Baik kita akan buktikan omonganmu. Alat ini akan secara otomatis memblokir kartu ini bila kau 3 kali gagal memverifikasi jari mu. Dan jika itu sampai terjadi aku akan langsung melaporkanmu kepada polisi." Ujar Xio Chang sambil memegang hand phone nya dan bersiap untuk melaporkan hal ini kepada polisi. "Baik lah terserah apa yang kau mau lakukan kepada ku, jika aku sampai salah sebanyak 3 kali." Timpal Qin Lang yang bersiap untuk meletakan jari telunjuknya di mesin tersebut. "Ting Ting... Selamat nasabah yang terhomat data anda telah di konfirmasi. " setelah terdengar suara yang di keluarkan dari alat tersebut membuat suasana di dalam ruangan langsung menjadi hening. Perasaan yang bercampur aduk hadir di ruangan tersebut. Ada yang penuh rasa penasaran dan ada yang penuh dengan rasa ketakutan karena telah menyinggung seorang bangsawan. "Apalagi yang kau tunggu kepala cabang. Cepat periksa kartu itu, aku penasaran ada berapa tabunganku yang di berikan oleh orang tua itu." Ucap Qin Lang yang memecah keheningan ruangan tersebut. "Baik tuan saya akan segera memeriksanya. Apa yang kau lakukan Tang Liu, mengapa kau hanya melamun saja cepat siapkan minuman untuk nasabah VIP kita." hardik Xio Chang yang membuyarkan lamunan manager Tang. "Ah iya tutu... Tuan akan aku siapkan." Ucap Tang Liu yang saat ini sedang ketakutan memikirkan masa depan pekerjaan nya. Xio Chang pun dengan segera memeriksa seluruh data Qin Lang. Mulai dari foto nama dan yang paling penting adalah jumlah saldo yang tersimpan di kartu tersebut. "Maaf sebelumnya tuan Qin. Apakah anda mengetahui berapa jumlah saldo yang ada di dalam kartu ini." Ujar Xio Chang yang penuh rasa hormat sembari memeriksa jumlah saldo nya. "Aku tidak tahu berapa jumlah uang saku ku yang di berikan selama 10 tahun ini. Ya mungkin sekitar 1 milyar yuan." Jawab Qin Lang dengan santai. Memang benar dia tidak mengetahui berapa jumlah saldo yang ada di ATM nya. "Jumlah saldo yang di miliki sebesar 5.590.000.000." Jumlah saldo yang tertera di layar komputer Xio Chang. Alangkah terkejutnya Xio Chang bahwa nasabah di hadapan nya ini memiliki uang saku sebanyak itu. Perlu di ketahui bahwa 5 keluarga teratas di kota Jinling jika di gabungkan tidak mungkin juga mempunyai jumlah uang sebanyak itu. Karena biasa nya mereka menginvestasikan Sebagian uangnya untuk property, saham dan barang - barang kebutuhan mereka. Mereka paling banyak hanya memiliki uang tunai sebanyak 1.000.000.000 itu pun hanya keluarga SU yang merupakan keluarga terkaya di jinling. Sedangkan tuan muda yang di hadapannya saat ini memiliki uang tunai 5 Kali lipat dari keluarga terkaya di Jinling. Jadi seberapa kaya keluarga Qin ini. "Tuan Qin jumlah saldo anda sebesar 5.590.000.000 yuan." Ujar Xio Chang yang penuh keterkejutan. "Owh. Lumayan juga uang saku yang di berikan oleh orang tua itu. Baik lah berikan aku uang tunai 1.000.000 yuan saja." Ujar Qin Lang dengan santai nya. "Tuan Qin, anda pasti bercanda dengan jumlah saldo sebanyak ini anda hanya ingin mengambil 1.000.000 yuan saja." Ujar Xio Chang dengan penuh ketidak percayaan dengan ucapan Qin Lang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD