KEDATANGAN DUA PENGAWAL

1050 Words
Setelah memberikan uang sebesar 1.000.000. Yuan Xio Chang pun mengantarkan Qin Lang sampai ke halaman. Kesempatan yang langka ini di gunakan oleh Xio Chang untuk lebih mengakraban diri dengan Qin Lang. "Tuan Qin, ini kartu nama saya. Silahkan tuan menghubungi saya jika ada keperluan di kota Jinling ini. Di kota Jinling ini saya bisa menangani semua urusan. " Ucap Xio Chang sambil memberikan kartu nama nya. Memang benar sebagai kepala cabang Citibank kota Jinling, dia mampu untuk berurusan dengan siapa pun termasuk 5 keluarga kelas atas Jinling. "Terima kasih kepala cabang, nanti saya akan menghubungi mu lagi jika ada kesulitan." Balas Qin Lang sembari menerima kartu nama tersebut. Melihat respon Qin Lang yang mau menerima kartu nama nya, membuat Xio Chang sangat senang. "Aku harus memegang erat kaki Raja ini. Aku percaya selama aku mengakraban diri dengan tuan Qin masa depanku pasti akan lebih bersinar. " Batin Xio Chang dengan senyum penuh kebahagian. Setelah tiba di pintu gerbang Qin Lang pun langsung mencari taksi dia berencana untuk pergi ke pusat perbelanjaan yang ada di kota Jinling. Dia berencana untuk membeli sebuah hadiah untuk sahabat wanita Qin Lang yaitu Yu Liang. Yu Liang merupakan sosok teman yang baik untuk Qin Lang, walaupun sebagai Nona muda dari keluarga terpandang tetapi Yu Liang masih ingin berteman dengan Qin Lang. Tak selang lama sampai lah Qin Lang di salah satu mall yang ada di kota Jinling. Setelah dia turun dari taksi dia pun berjalan ingin memasuki mall tersebut. Tetapi langkah kaki nya berhenti saat di depan nya ada 2 orang yang berdiri menghalangi jalan nya. "Permisi Tuan dan nona bisakah kalian memberi aku jalan." Ucap Qin Lang yang meminta jalan kepada dua orang yang membelakanginya. Mendengar suara Qin Lang mereka berdua pun tersenyum dan segera membalikan badan mereka. "Apa kabar tuan muda pertama." tanya mereka dengan serempak. "Astaga, rupanya kalian berdua. Qin musha, Qin shuang, apa yang kalian lakukan di kota Jinling ini. Apakah kalian datang bersama ibuku." Tanya Qin Lang dengan wajah penuh senyuman kebahagian karena dia memang rindu dengan kedua orang ini. "Tuan, kami hanya berdua saja kemari. Nyonya dan tuan pertama sedang ada urusan jadi mereka belum bisa menemui tuan muda saat ini. " Ucap Qin Musha memberikan penjelasan kepada Qin Lang. "Tuan, bisakah kita mengobrol di sebuah restoran saja. Perut ku sudah mulai bernyanyi saat ini." Timpal Qin shuang sambil memegangi perutnya yang mulai kelaparan. "Shuang, apakah tidak merasa bosan untuk makan. Kerjamu hanya makan saja." gerutu Qin Musha. "Hei Musha, apakah kau kira aku ini seorang robot tanpa rasa lapar. Aku hanya ingin sarapan bersama tuan muda, mengapa kau sewot."balas Qin Shuang yang tak terima dengan gerutuan Qin Musha. "Baiklah baiklah...hentikan perdebatan kalian. Ok Qin Shuang, Qin Musha kita pergi ke restoran untuk sarapan. " Timpal Qin Lang yang melerai perdebatan mereka. "Tuan muda memang yang terbaik. Tuan muda ayo kita ke restoran Red moon saja." Ajak Qin Shuang dengan senyum penuh kemenangan. "Hei mengapa kau bisa tahu restoran itu. Bukankah selama ini kalian berada di kota Nanjing." Tanya Qin Lang yang penasaran kepada mereka berdua. "Hahaha... Tuan muda aku mengetahui semua tentang tempat - tempat terbaik di dunia ini. Terutama restoran-restoran di seluruh dunia." Jawab Qin Shuang dengan wajah penuh kesombongan. "Tuan muda... Kami yang berada di aula Qin mempelajari tentang perkembangan dunia. Apakah tuan muda lupa dengan tugas aula Qin." timpal Qin Musha menambahkan keterangan Qin Shuang. "Ah baiklah, ayo kita lanjutkan obrolan kita sambil sarapan." Ajak Qin Lang yang mulai melanjutkan langkahnya ke dalam Mall. Mereka bertiga pun berjalan memasuki Mall Qin Lang berada di depan sedangkan mereka berdua berada di belakang Qin Lang dalam keadaan waspada. Orang - orang dari aula Qin memang bertugas untuk melindungi para anggota keluarga Qin. Jadi mereka mempelajari semua tentang tempat-tempat strategis yang ada di seluruh dunia. Itu di maksudkan agar mereka bisa langsung menemukan titik lokasi pelarian yang aman jika nanti ada bahaya yang mengancam mereka. Mereka yang berasal dari aula Qin juga di bekali berbagai macam keterampilan. Setiap keluarga besar di negara konoha mempunyai sebuah organisasi penjaga yang ahli di segala bidang. Sehingga para anggota setiap keluarga besar selalu aman dari bahaya yang mengancam. Selang beberapa menit mereka bertiga telah sampai di restoran "Red moon". Dan mereka pun langsung duduk dan memesan beberapa hidangan. "Baiklah sekarang katakan padaku ada urusan apa kalian di kirim ke kota Jinling." Tanya Qin Lang membuka obrolan mereka. "Tuan kami berdua di utus kemari oleh para tetua untuk membimbing anda serta menjaga anda dari segala macam ancaman. Karena sebentar lagi status anda sebagai tuan muda keluarga Qin akan di kembalikan." Ujar Qin Musha memberikan penjelasan kepada Qin Lang. "Benar tuan muda, walaupun status anda akan di kembalikan tetapi anda belum bisa menjadi penerus keluarga Qin selanjutnya. Anda tenang saja kami disini akan membimbing anda untuk menyelesaikan tugas terakhir anda yaitu membangun sebuah perusahaan besar." Tambah Qin Shuang dengan serius. "Maksud kalian aku mendapatkan tugas membangun sebuah perusahaan." Tanya Qin Lang kepada mereka berdua. "Benar tuan. Para tetua mewajibkan setiap dari tuan muda harus bisa membangun sebuah perusahaan yang besar. Dan untuk saat ini di antara para tuan muda, kemampuan anda lah yang paling lemah." Ujar Qin Shuang sambil menggelengkan kepala nya tak berdaya. "Ah maksud kalian aku tidak kompeten." "Bukan begitu maksud ku, maksudku tuan muda belum mendapat pengalaman nyata dalam sebuah perusahaan. Di bandingkan dengan tuan muda Qin San, anda masih berada di bawahnya. Tuan muda Qin San sewaktu menjalani pelatihan kemiskinan, dia memulainya dengan bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan di kota Guzo sebagai petugas kebersihan, lalu dengan ketekunannya akhirnya dia di angkat menjadi salah satu staff di perusahaan itu. Dan yang terakhir aku dengar dia sudah menjadi salah satu asisten di perusahaan tersebut. Dengan pengalamannya saat ini membangun sebuah perusahaan adalah hal yang mudah baginya." Jelas Qin Shuang memberikan informasi tentang rival dari Qin Lang. "Dan untuk keterampilan bela diri tuan muda Qin San juga sudah jauh mengungguli anda tuan. Tuan muda Qin San saat ini telah memasuki alam penempaan tubuh tingkat 5. Ya walaupun alam nya masih di bawah tuan muda Qin Lao yang berada di alam penempaan tingkat 7, tapi hal tersebut sudah cukup buat menambah kesan baik dari para tetua untuk menjadikan tuan muda Qin San sebagai penerus keluarga Qin." Tambah Qin Musha. Mendengar informasi tentang saudaranya itu membuat Qin Lang bersemangat untuk bersaing dengan para saudaranya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD