Dengan jelas Cindy melihat amarah terpendam dari wajah tenang milik Steve. Saat ini ketiga orang dewasa tersebut masih berada di kamar milik Jonathan dan Cindy. Steve yang sudah kembali dari kamar Tere kini telah duduk di ujung ranjang, sedangkan Rachel berada di samping Cindy sambil memeluk menantunya tersebut. Cindy tak tahu harus memulai obrolan dari mana, karena sangat jarang Steve menjadi pendiam seperti saat ini. Baru saja Cindy ingin mencairkan suasana, Steve sudah lebih dulu menagih jawaban atas pertanyaannya tadi. “Di mana suamimu yang b******n itu, Cindy?” tanya Steve serius. “Dia pergi dari rumah. Sudah tiga minggu,” jawab Cindy jujur sambil menatap Steve. “Pergi? b******n itu pergi setelah melecehkanmu? Pecundang macam apa dia?” geram Steve sehingga memperlihatkan urat-urat

