Saat Cindy ingin memasuki kamar Tere, langkahnya terhenti karena melihat laki-laki yang ingin dihindarinya sedang duduk di sebelah sang anak yang tertidur. Laki-laki tersebut berbicara serius kepada anaknya sambil sesekali menyusut air matanya sendiri. Cindy mendengarkan apa saja yang disampaikan oleh ayah satu anak itu kepada putrinya. ”Sayang, kamu harus menjaga Mommy selama Daddy pergi. Daddy tidak ingin memisahkanmu dengan Mommy. Daddy juga tidak akan mengorbankan kebahagiaanmu yang baru seumur jagung. Daddy tidak ingin melihatmu kekurangan kasih sayang seorang ibu lagi. Daddy akan menghubungimu setiap saat. Kamu tidak boleh nakal dan jangan merepotkan Mommy. Daddy sangat menyayangimu, Nak.” Itulah kata-kata yang Cindy dengar dari mulut Jonathan. Cindy berdeham saat memantapkan niatn

