Aku masih tak nyaman dengan situasi ini. Chana sepertinya sangat terluka mendengar kemesraan langusung antara suaminya dan Winona. Sejujurnya aku pun kontan geli juga dengan nada manja pasangan di seberang tadi, meksi bukan siapa-siapa bisa kurasakan tak bahagianya Chana diperlakukan begitu oleh suami dan madunya. Makan malam Al sebentar terabaikan. Chana masih menagis beberapa saat kemudian. "Udah, Bu. Ibu cuma mutusin rantai derita. Harusnya Ibu bisa bahagia sekarang tanpa belenggu darinya lagi." "Gimana kalo dia beneran ninggalin aku? Serius ceraiin aku, Al?!" tanya Chana mendongak, khawatirnya jelas sekali. "Bagus," jawab Al tenang. Chana memukul putranya dengan tenaga penuh. Al tentu menghalau sebisanya dengan lengan sebagai perisai. "Kamu ya! Gimana setelahnya, Al?! Aku harus ti

