Si A

1301 Words

Jam berapa sekarang? Sudah berapa lama kami bernegosiasi tentang perihal ini? Satu jam! Rasanya baru sekitar lima puluh sembilan menit. Pembicaraan kami serius sekali, sampai-sampai aku menangis terbawa emosi, terpojok dan mengungkapkan isi hati serta perasaan hingga menyatakan cinta padanya. Seumur hidup baru kali ini aku yang bertindak lebih dulu. Pun begitu, bukan balasan manis yang kudapatkan malah umpatan dan keluhan Al yang tak terpikirkan olehku. Aku mendengar lagu kalimat ajaib khas Alfarisi. Perempuan, cantik dan bodohnya satu paket. Dia pasti sedang mengataiku, karena hanya ada dia dan aku di sini sekarang. “Cinta cinta cinta!” serunya kesal. “Kita bicara baik-baik, bukan mengumpat lagi,” ingatku tenang. Baru kali ini ada laki-laki yang marah mendapatkan pernyataan cinta. P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD