Si W dan Si S

1156 Words

“Ada yang jatuh, Bu,” ujar Bu satpam saat aku baru saja memasuki gerbang hotel. Aku menghentikan kendaraan tepat di depan beliau, dekat pos satpam. “Kenapa, Bu? Ada yang jatuh?” tanyaku berbalik melihat ke belakang. Bu satpam mimiknya berubah usil, “Senyumnya Bu, ketinggalan tuh. Cerah banget hari ini.” Aku tercengang sesaat, lalu malu-malu membalas, “Ibu, bisa aja. Saya duluan, Bu.” “Semangat!” Semangat. Tentu saja energiku penuh terisi setelah berkendara dari Sungailiat menuju Pangkal Pinang bersama Al pagi ini. Usai honeymoon kami, rasa bahagiaku tertinggal di sepanjang jalan. Bersama Al memang menyenangkan. Sekalipun dia terus mengatakan akan pisah dan meninggalkanku, nyatanya Al belum benar-benar memutuskan hal itu untuk ikatan pernikahan kami. Pagi bahagiaku terpaksa harus dij

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD