Kehidupan Baru 4

1276 Words

Sekitar dua puluh menit kemudian kami berhasil pulang dengan selamat. Al sepertinya lelah. Aku pun begitu, ditambah dengan nyeri haid. "Selamat beristirahat," ucapku riang tak sabar ingin mencapai kamarku. "Sebentar lagi aku harus ashar." "Baiklah. Aku mengucapkan itu untuk diriku saja," kataku lalu masuk kamar sambil membawa tas perjalanan. Aku melepas jilbab dan berganti pakaian kemudian beranjak ingin tidur. Dan syukurlah karena lelah membantu memuluskan rencana istirahatku. Saat bangun kamarku gelap. Mungkin sudah malam. Kurasa malam ini aku akan begadang dengan kondisi yang sedang haid. Apa ibadah yang bisa kulakukan? Aku menggeleng, merasakan gesekan rambut dengan bahan katun sprei menghasilkan hangat di kepalaku. Nanti saja kupikirkan. Untuk saat ini yang kubutuhkan adalah maka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD