Pukul 12.03 ketika jam istirahat, Leya dan Cilla duduk di lobby gedung utama. Mereka ingin mencari makan siang, namun kantin kampus terlihat begitu ramai. Beruntung keduanya tidak begitu lapar dan kelas hanya tinggal sekali lagi. Jika memang tidak sempat makan, mereka berencana untuk makan di rumah saja. Kemudian sebuah pesan masuk ke ponsel Leya, pesan itu dikirimkan oleh Vian. ‘Ley, masih di kampus?’ ‘Masih, Kak. Gimana?’ balas Leya yang kebetulan sedang memegang ponsel. ‘Gak apa-apa. Udah makan?’ Vian sudah tidak segan lagi menunjukkan perhatiannya pada Leya, sebab respon gadis itu pun sudah jauh lebih baik jika dibandingkan dua bulan yang lalu. ‘Belum, kantinnya rame semua. Satu mata kuliah lagi kok, saya bisa makan di rumah nanti,’ balas Leya. ‘Makan di luar aja! J

