56. Harapan Yang Pupus

1199 Words

Untuk Aroha, itu mungkin sesuatu yang diharapkannya. Untuk Aroha, sekali lagi itu untuk Aroha. Tapi tidak bagi Alvar. Apa yang dihadapinya sekarang, yang dilihat dan didapatinya adalah situasi yang tidak ingin Alvar lihat. Ingatannya sudah cukup buruk tentang kejadian dua tahun lalu, maka Alvar tidak ingin semakin dibuat buruk oleh prasangka mengenai apa yang terjadi saat dirinya benar-benar tidak ada di sisi Aroha dua tahun belakangan. "Mas Alvar?!" Seru Aroha antusias, menghampiri Alvar cepat dan memastikan dari kepala hingga ujung kaki bahwa pria itu baik-baik saja. Aroha menelan ludahnya, membasahi bibirnya berusaha mengendalikan diri untuk tidak memperlihatkan sikap yang berlebihan. Mereka bukan hanya berdua, ingat? Dan itu berarti mereka masih harus menjaga sikap mereka di depan p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD