rencana

1214 Words

Pov fatimah "Kok kamu diam?" susul Ratna melengkapi pertanyaan Isni. Aku hanya diam, tak memberikan jawaban. masih merasa syok Atas kejadian yang baru saja kualami. jujur, Baru kali ini aku melihat orang yang berkelahi, dengan begitu dekat. Tiba-tiba Isni menarik tanganku, dengan pelan lalu mengajakku, ke dekat pohon beringin, yang tadi dipakai tempat berteduh dalari. melihat isnii seperti itu, dengan sigap ratna pun ikut menggandengku. "Nih, minum!" tawar Ratna, sambil mengeluarkan air minum yang ia bawa dari rumah. Aku mengambil air pemberian Ratna, lalu meminumnya untuk mendinginkan suasana hati, yang tak begitu baik. Glug! glug! glug! Air itu kuteguk untuk menjernihkan pikiran, yang sedang bekerja keras, memikirkan kejadian yang baru saja kualami. bagaimana kalau mereka t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD