Seperti yang dikatakan Prilly tadi, setelah pulang sekolah ia dan Danu akan langsung ke rumah Prilly. Namun saat di koridor langkah Danu terhenti membuat Prilly ikut terhenti. “Hai,” sapa Danu. Prilly memalingkan wajahnya saat melihat siapa yang disapa Danu. Sementara Ali yang disapa hanya mampu tersenyum kecil. Susah payah ia tadi mempercepat langkahnya agar tak berpas-pasan dengan Prilly, namun tetap saja tak bisa terelakkan. “Lo Ali kan?” Tanya Danu pada Ali. Ali mengangguk kecil kemudian mengerinyitkan dahinya mencoba kembali mengingat seseorang dihadapannya ini yang ia sadari bahwa mereka sudah pernah bertemu sebelumnya. “Gue Danu yang waktu itu ketemu di olimpiade,” ucap Danu membantu Ali mengingatkan membuat Ali mengangguk sudah teringat. “Nu buruan yuk, ntar lo kesorean pulan

