Seketika, Esih meraih ponsel yang ditaruh di atas kulkas sesaat sebelum membasuh muka tadi. Dirinya berniat membaca pesan yang baru saja diterimanya. Ia juga ingin melihat siapa pengirim pesan tersebut dan menanyakan langsung kepada suaminya. Rasa penasaran yang begitu besar membuat Esih terpaksa mengabaikan rasa sakit pada perut. Ia menekan tombol berwarna hijau di sebelah kanan telepon genggam. Saat itu Esih sedang menunggu layar menyala. Tiba-tiba kedua matanya melihat sebuah penampakan yang sangat mengerikan. Esih seketika berteriak histeris. Wanita berkulit putih tersebut dengan spontan melemparkan ponsel hingga membentur tembok. Benda itu pun langsung pecah. Esih dengan tubuh gemetar segera berlari masuk kamar. Tara yang melihat perilaku si istri barusan seketika kaget. Sementara

