“Istirahat di gudang. Sejak menderita asam urat, Kang Engkus tidak tahan berdiri lama-lama. Kedua kakinya sering nyeri dan bengkak. Tadi bilang, kalau udah enakan akan kemari," ungkap Hendra sembari membuka lembaran-lembaran kertas dalam buku besar. Tara segera duduk di kursi kasir. Setelah ia melihat lembaran-lembaran buku besar lalu mendongak ke arah Hendra dengan tatapan tidak percaya. “Kang Engkus sakit asam urat, sejak kapan?” Hendra yang baru saja duduk di hadapan Tara kembali mengangguk. "Sejak libur yang bilang mau berobat ke Puskesmas kemarin. Itu sebabnya, saya datang pagi hari ini. Padahal saya semalam jaga di gudang pulang menjelang Subuh,"balas Hendra sambil menutup mulut karena menguap. Tampak pria muda tersebut dilanda rasa kantuk yang tidak tertahan lagi. Namun, ia paks

