"Gue udah di depan gedung apart lo. Temuin gue di luar ya!" Ardi tidak sadar bahwa ia menahan napasnya setelah mendengar suara itu. "Elara?" panggil Ardi pelan. "Hai, Kak. Sori tadi itu Litha, gue emang nyuruh dia buat nelpon lo. Jemput gue ya?" Dan Ardi diam-diam mengeluarkan napas leganya setelah mendengar suara yang sangat dikenalnya itu. Ia lalu berdeham pelan. "Lo lagi di mana sekarang?" "Di rumah Fanya." "Kenapa gak sekalian nginep aja? Udah jam segini juga," balas Ardi setelah melihat jam di ponselnya yang kini menunjukkan pukul 11.10 PM. "Mami gak bakalan tau gue pulang jam berapa pun. Dia lagi ke luar kota." Ardi seakan tidak mendengarkan suara Elara di seberang sana. Pikirannya masih menerka-nerka untuk apa Litha mengatakan hal yang membuat Ardi ketaku

