Untuk yang tak pernah pergi

2191 Words

Ada banyak hal yang ingin sekali Ardi berikan kepada seseorang yang telah menyelamatkan hidupnya. Di saat Ardi masih bisa bertemu dengannya atau saat Ardi masih bisa memberikan orang itu hal yang memang Ardi masih mampu untuk berikan.   Karena kata-kata saja memang tak pernah cukup, kan? Jadi, di Senin pagi ini—dengan seragam sekolah yang sudah melekat di tubuhnya, Ardi menaikki anak tangga menuju ke kamar Sydney yang pintunya masih tertutup dengan rapat.   Hingga di depan pintu hitam itu, Ardi terdiam sebentar. Dan setelah terdengar helaan napas pendeknya yang ia keluarkan dari mulut, baru lah laki-laki itu mengangkat tangan kanannya hendak mengetuk pintu, jika saja Sydney yang lebih dulu menampakkan diri—terkesiap.   Sama seperti Ardi.   Lalu, Ardi terkekeh pelan menyamarkan kegu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD