"Aku gak kenal siapa kamu. Bisa aku keluar dari mobil kamu sekarang?" Terlihat dari mata laki-laki bertopi hitam itu, Sydney bertanya dengan takut-takut. Tubuh gadis itu juga bergetar hebat. Sangat jelas. Sepuluh menit yang lalu ia memang mengancam Sydney untuk mengikutinya-berbicara empat mata di dalam mobilnya yang ia parkir agak jauh dari kafe yang selama beberapa hari ini ia awasi. Memperhatikan gadis itu di tempat yang aman serta masih dapat terjangkau sampai benar-benar tidak ada siapa pun di sana dan kemudian ia menemui Sydney. Dan saat Sydney mengatakan bahwa gadis itu tidak mengenalinya, ia memandangnya takjub-tidak percaya Sydney berbicara seperti itu. Ia lalu mendengus. "What game do you play right now, Lex?" tanyanya. Kemudian ia langsung melepas topi hitamnya i

