MH 28

1381 Words

* Rasa kikuk dan canggung menyergap keduanya. Padahal Moody sudah berusaha senatural mungkin, sebiasa mungkin tapi karena mengingat sekarang kondisi mereka berbeda, belum lagi sebelum mereka benar-benar berpisah waktu itu, mereka dalam keadaan yang tak baik-baik saja. Moody yang tak ingin bertemu. Moody yang menghindar dari Adit. Lalu sekarang, saat Adit mencoba berdamai dengan masa lalu dan masalah hati, Moody menghubunginya untuk bertemu. "Jadi awkward gini ya?" kikik Adit akhirnya memecah kebisuan. "Ah, iya. Nggak banget deh!" Moody turut terkekeh. Lalu entah mengapa keduanya kemudian tertawa terbahak, sampai beberapa pengunjung cafe sempat menengok dan memerhatikan mereka. Namun keduanya tak peduli. Yang penting perasaan mereka sudah bebas lepas tanpa beban lagi. Selain bersama Ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD