Saat Hestia membuka mata, hal pertama yang terlihat adalah langit-langit yang tampak familiar baginya. “Apa yang terjadi?” Hal yang pertama muncul dipikirannya hanyalah itu. Dia mengingat apa yang terjadi, kenapa bisa ada di tempat itu. Seketika dia teringat kejadian di kantor. Raven memergoki dan memecatnya. Bagaikan mimpi tapi itu benar, dia dipecat dan kehilangan pekerjaan. Pikirannya mulai jernih, menyadari jika dia berada di kamar ruang tamu bosnya, dia pun terbelalak. “Apa yang terjadi? Kenapa aku di sini? Apa yang sudah kulakukan?” Dia ingat, saat memeohon agar tidak dipecat setelah itu penglihatannya gelap dan—dia mendapati dirinya ada di kamar tamu. Dia juga tidak memakai pakaian yang dikenakan semalam. Dia hanya memakai kaos longgar, tidak memakai pakaian dalam. Membuat mat

