Elena tidak perlu menoleh untuk tahu itu adalah salah satu sepupu jauh Dante yang selalu mencari celah untuk menghinanya. Elena hanya mengangguk sopan dan bergeser menjauh. Ia mencoba mengatur napasnya. Di ruangan ini, ia hanyalah pelengkap formalitas, sebuah tanda tangan di atas kontrak pernikahan yang kini terasa seperti rantai di lehernya. Dante sempat melirik ke arahnya. Matanya yang gelap tidak menunjukkan kehangatan, hanya sebuah instruksi bisu agar Elena tetap berada di posisinya dan tidak melakukan hal memalukan. Elena membalas tatapan itu dengan wajah datar. Ia sudah terbiasa dengan pengabaian ini, namun malam ini terasa berbeda. Ada ketegangan yang merayap di bawah kulitnya sejak mereka turun dari mobil. "Tuan Valerius, apakah Nyonya Valerius tidak ikut bergabung?" tanya

