Setelah kejadian dimana Delvin membuat hatiku hancur, aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. Dan persiapan pernikahan kami pun sudah mencapai 80%. Semua persiapan pernikahan tentu saja kedua orangtua kami yang menyiapkannya. Sedangkan Delvin, dia sangat acuh pada pernikahan ini apalagi saat Tante Ani memintanya untuk memilih desain undangan, malah Delvin bilang bahwa dia sedang sibuk. Hubungan Delvin dan aku bukannya semakin baik malah semakin buruk. Aku dan dia juga tidak pernah berkomunikasi. Karena kami dalam ritual pingitan. Sedangkan aku hanya berada di rumah, mama dan papa pun melarangku untuk keluar dari rumah. Tapi ini sangat membosankan. Apalagi sudah tiga hari aku mengurung diri di rumah dan sisa waktu aku mengurung diri tinggal dua hari lagi. Jantungku berdegub kencang ka

