"Benar, Mama. Aku terlalu terbawa perasaan sampai lupa akan tujuanku," ucap Ludovic. "Kamu akan menghancurkan bagaimana?" tanya Elle. "Kamu tak perlu tahu, Elle." Elle menggenggam tangan Fabiano lagi. "Bagaimana dengan hubungan kita? Kita bisa lanjut kan?" tanya Elle. Ludovic melepaskan tangan Elle lagi. "Aku terlalu terbawa perasaan sampai lupa jika aku juga berpura-pura suka kepadamu. Maafkan aku jika sejak awal kamu adalah target balas dendamku." "No, Ludo! No! Kita saling mencintai," ucap Elle. "Setelah kamu mempermalukanku di depan semua teman di sekolah? Bahkan Mamamu juga yang menyebar ke media tentang aku sebagai anak simpanan. Anak dan ibu sama saja," jawab Ludovic. "Ludo, ucapanmu terlalu kasar," ucap Flavia. "Tidak, Mah. Orang seperti Elle harus diberi paham su

