Geundis sedang berada di kamarnya setelah makan malam bersama dan berbincang cukup lama denga Davin di kamar pria itu. Untuk pertama kalinya Geundis merasa nyaman saat berbincang dengan Davin karena tak ada perdebatan atau pertengkaran, mereka murni mengobrol ringan layaknya teman. Geundis menatap tampilan dirinya di cermin lemari, dia mengulum senyum saat melihat pantulan dirinya sendiri. Mengenakan kaos kebesaran dan juga training kepanjangan hingga sampai digulung di bagian bawah, terlihat lucu tapi Geundis terharu karena Davin mau meminjamkan pakaian untuk ganti itu. “Ternyata si Davin baik juga. Tapi gak mungkin aku pinjem terus baju dia, kayaknya nanti aku harus ke apartemen Aarav dan ngambil semua barang-barang aku di sana,” ucapnya pada dirinya sendiri yang sudah mengambil keput

