Bab 75 - Demam

1479 Words

Sore pun tiba, kegiatan Ara di agensi telah selesai, ia keluar dari ruangan latihan dan berniat untuk pulang. “Eh, Ra kamu udah mau pulang?” tanya Jenny yang kebetulan berpapasan dengan Ara saat Ara keluar dari ruang latihan. “Ya Kak, yuk.” Ara melangkah lebih dulu. “Tunggu dulu,” namun baru beberapa langkah, Jenny bersuara hingga membuat Ara menghentikan langkahnya, “Kenapa Kak?” “Hm, kamu sama Kak Devan lagi ada masalah ya? Kenapa Kak Devan ada di depan?” “Di depan? Dia masih di sini?” “Iya, dia nungguin kamu tuh di depan. Kamu ada masalah apa sih sama dia? Memangnya masalahnya ngga bisa diselesaikan dengan baik-baik ya?” Jenny menatap Ara dengan tatapan memohonnya, kalau boleh jujur sebenarnya ia ingin hubungan Ara dan Devan baik-baik saja. Ia ikut pusing bila ada huru-hara yang te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD