14. Malam Panjang Elena dan Damian turun dari mobil yang berhenti tepat di depan sebuah hotel mewah bangunan tinggi dengan lampu-lampu terang yang memantul di lantai marmer pintu masuknya. Elena menatap sekeliling dengan ragu. “Kenapa kita ke hotel, Tuan?” tanyanya pelan. Damian hendak menjawab, namun ponselnya tiba-tiba berdering. Ia melirik layar, lalu menoleh singkat ke arah Elena. “Masuk duluan,” perintahnya datar. Tanpa menunggu jawaban, Damian berjalan ke belakang mobil untuk mengangkat telepon. Elena hanya mengernyit bingung, lalu melangkah masuk ke dalam hotel dan berhenti di area ruang tunggu. Baru beberapa langkah ia berdiri, sebuah tangan tiba-tiba menarik lengannya dengan kasar. “Hei! Ikut aku." Elena tersentak dan refleks menoleh. “E-Evelyn?” gumamnya lirih saat

