Serupa Tapi Berbeda

1557 Words

"Kita jemput Sekar dulu ya nanti kalau maghrib di jalan kita mampir shalat dulu di masjid." "Oh, kamu saja. Saya minta antar sampai kampus saja. Soalnya motor ada di sana," tolak Sinar secara halus. Dahi Fachri berkerut ketika ada sedikit perubahan yang janggal dia dengar. "Kamu kok berubah manggil aku, kita jadi saya-kamu, gitu?" Sinar menyunggingkan senyum tipis, seakan tidak ada masalah yang fatal akibat perubahan itu."Sekar itu kakak bagi saya, jadi mulai sekarang, saya gak boleh kurang ajar sama calon kakak ipar. Harap dimengerti," balasnya dengan santun kata yang terjaga, begitu formal. Kesan keakraban berapa menit yang lalu itu hilang seketika. Fachri merasakan sedikit ganjalan mulai tumbuh diantara mereka. Jangan sampai ada tebing kokoh yang menjadi batas diantara mereka. Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD