Bab 25

1479 Words

Author Pov Ania tersenyum samar di tengah derasnya aliran sungai. Menjadi hiburan tersendiri untuknya melihat Daniel yang menjadi orang yang suka sekali menggerutu. Daniel bahkan belum mengetahui siapa sebenarnya seseorang di depannya karena Ania menyamarkan suaranya menjadi sedikit berat. Dia tidak menyangka bertemu Daniel di dalam hutan ini, karena memang dia hanya mencari titik koordinat yang dikirim Ren. Apalagi e-mail itu mempunyai program untuk menghancurkan setelah di buka. Mau tidak mau Ania harus pergi, karena dia tidak mungkin mempertanyakan ada apa di titik itu karena pesan dan akun sudah lenyap. Ania membawa perlengkapan dan persiapan cukup untuk menjelajahi hutan. Dia memakai jalan pintas untuk sampai ke sini, tidak lupa ia membawa kaca mata untuk berjaga-jaga. Untung saj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD