Pandangan Pertama

843 Words
Pandangan pertama pada yang bukan Mahram itu rezeki.. Pandangan kedua dan seterusnya itu sudah dosa... Farzan maju ke depan setelah dipaksa oleh Dekan dan juga kedua sahabatnya. Beginilah nasib, jika dahulu dia sering menyanyi dalam acara kampus. Farzan menatap Nayra tanpa berkedip. Dia kaku, tak tahu harus bicara apa. Bingung sekaligus canggung karena baru bertemu. Apalagi Gadis yang ditemuinya itu adalah Gadis yang begitu cantik. "So, kalian mau nyanyi apa?" Tanya Aida. Zayra juga menatap Farzan begitu lama. Seakan terpesona dengan Pria yang berdiri didepannya. "Setuju kan kalau kakak ganteng nyanyi sama kakak Cantik?" Tanya Aida pada semua . "Setuju." Teriak semua. Nayra jadi gerogi. Belum pernah sebelumnya dia bernyanyi duet dengan seorang lelaki. Farzan memulai nyanyiannya, tanpa memikirkan Nayra bisa atau tidak. Sedangkan Nayra hanya berdiri didepan seperti patung. "Semua pasti tahu lagu ini." Ucap Farzan. Nayra bernafas lega saat musim pertama dimulai. Hum tere bin ab reh nahi sakte Tere bina kya wajood mera Nayra memulai bagiannya. Dan mengikuti arus musik yang mengalir itu. Zayra juga merekam video sahabatnya itu. Tujhse juda gar ho jaayenge Toh khud se hi ho jaayenge judaa Kyunki tum hi ho Ab tum hi ho Zindagi ab tum hi ho Chain bhi, mera dard bhi Meri aashiqui ab tum hi ho Tera mera rishta hai kaisa Ik pal door gawara nahi Tere liye har roz hai jeete Tujh ko diya mera waqt sabhi Koi lamha mera na ho tere bina Har saans pe naam tera Kyunki tum hi ho Ab tum hi ho Zindagi ab tum hi ho Chain bhi, mera dard bhi Meri aashiqui ab tum hi ho Tumhi ho Tumhi ho Tere liye hi jiya main Khud ko jo yun de diya hai Teri wafa ne mujhko sambhala Saare ghamon ko dil se nikala Tere saath mera hai naseeb juda Tujhe paake adhoora naa raha hmm Kyunki tum hi ho Ab tum hi ho Zindagi ab tum hi ho Chain bhi, mera dard bhi Meri aashiqui ab tum hi ho Semua bertepuk tangan saat mereka menyanyi. Mereka berdua begitu menghayati lagu itu. "Wow.. sebuah duet yang begitu bagus. Apa semuanya suka?" Tanya Zayra. "Iya.." teriak semua. "Terima kasih untuk kak Farzan dan Kak Nayra. Kalian bisa kembali ketempat." Ucap Aida. "Suara lie masih bagus-bagus aja dari dulu, zan." Ucap Doni. "Kalah telak nih, gue. Masak cewek-cewek pada terpana sama dia." Ucap Riko. Farzan hanya dia tak menggubris kedua sahabatnya. Dia masih teringat wajah gadis yang baru saja berduet dengannya. •• "Farzan, buat acara besok, pak dekan nyuruh kamu buat kerjasama sama Nayra. Katanya tugas itu bagian kalian berdua." Ucap Panitia. Farzan bingung. Dia baru ingat kalau yang berduet dengannya tadi adalah Nayra. Farzan bersama kedua sahabatnya sedang mencari-cari keberadaan Nayra. Ternyata gadis itu sedang tertawa ria mengobrol dengan kedua temannya. Farzan melongo melihat pemandangan yang indah didepan matanya. "Ra, " panggil Farzan. Sontak keduanya menoleh. "Nayra apa Zayra?" Tanya Aida. "Nayra." Jawab Riko. "Iya, ada apa kak?" Tanya Nayra. "Pak dekan nyuruh aku buat nanyain tugas besok." Kata Farzan gugup. Nayra menjelaskan panjang lebar tentang acara besok pagi. Sedangkan Zayra hanya fokus menatap Farzan. Setelah jelas, Farzan dan Doni pergi. Mereka meninggalkan Riko yang asyik mengobrol dengan Aida. •• "Sumpah, zan. Nayra sama Zayra cantik banget iya? Gue baru percaya kalau bidadari itu beneran ada." Ucap Doni. Farzan memang sedang memikirkan salah satu dari mereka berdua. "Tapi, Aida juga Asyik kok." Sanggah Riko. "Kalian ngomongin apaan sih." Ucap Farzan. "Gak tahu deh, tapi menurut gue, cewek berjilbab itu punya nilai plus." Ucap Doni. "Kalau Aida berjilbab. Mungkin dia juga tambah cantik iya" ucap Riko. "Kalian ini, cewek aja yang dipikir." Langkah ketiga lelaki itu terhenti ketika mendengar suara orang bertengkar. "Apa sih, mas." "Kamu ngapain tadi ngelihatin mantan kamu terus." "Aku gak ngelihatin siapa-siapa." Ternyata yang bertengkar adalah Keysa dan suaminya. "Aku capek , kamu suka nuduh-nuduh aku yang gak jelas." "Ah, sudah diam. Kita pulang saja. Lagian, gak enak dilihat orang bertengkar diparkiran kayak gini." Suaminya menarik Keysa agar masuk kedalam mobil. "Wah, Keysa berantem sama suaminya." Ujar Doni. "Suaminya posesif banget." Tambah Riko. "Ayo kita pulang. Jangan ngebahas yang gak penting." Kata Farzan. Merekapun masuk kedalam mobil. Riko sedang membuka Instagramnya. Dan saat itu juga dia melihat video duet Farzan dan Nayra. "Wah, video kamu langsung viral, zan. Yang suka udah sepuluh ribu. Bakal terkenal nih kamu." Ucap Riko. Memang, sebelumnya followers Farzan di i********: sudah mencapai puluhan ribu . Maklum saja jika yang like videonya banyak. "Siapa yang nge-upload videonya?" Tanya Doni "Zahira Mirza." Riko segera membuka akun Zahira Mirza. "Wah, ini kan Zayra. Fotonya cantik banget iya? Followersnya juga banyak." Karena penasaran, Doni merampas Hp milik Riko "Kalau ini ig-nya Nayra. Ternyata dia punya Butik." Ucap Doni. Sebenarnya Farzan Penasaran, dia ingin melihat. Tapi dia gengsi dan malu, karena semua tahu kalau dia tidak suka stalking. "Balikin HP gue." Riko dan Doni saling tarik menarik HP. "Diam. Kalian berisik banget sih. Jangan ganggu konsentrasi gue. Gue lagi nyetir." Seketika semuanya diam. Doni yang duduk didepan pindah kebelakang. Mereka berujar dengan cara berbisik. Tentu saja bercerita tentang ketiga gadis itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD