Sisil menundukkan kepalanya tidak berani menatap sang daddy yang kini berdiri di depannya dengan mata menatapnya menelisik. Sisil tidak tahu harus berbuat apa setelah ini. Layaknya anak kecil yang ketahuan melanggar larangan orang tuanya, wajah Sisil kini memerah menahan malu, sekaligus gelisah. Apakah nanti daddynya akan mengadu ke mommynya? Kalau mommynya sampai mengetahui bahwa Sisil telah menjalin hubungan dengan bos barunya, kemungkinan mommynya akan menjadi orang yang paling histeris saat mendengar kabar membagongkan tersebut. Jangan-jangan kedua orang tua Sisil akan merencanakan pernikahannya dengan Nata. Terlebih Nata tadi menyatakan sebuah kejutan baru, yang mana ternyata lelaki itu adalah anak teman baik kedua orang tua Sisil. Sudah tamat sudah, habis sudah, dan selesai sudah

