Ex Husband 3

1008 Words
Sudah hampir satu bulan ini Sekar bekerja di kantor pusat, wanita itu tidak mendapatkan kendala apa pun selama bekerja di kantor pusat. Dan untuk rapat minggu kemarin Bu Winda meminta Rara untuk menemaninya rapat bersama dengan CEO, dan untuk minggu ini Bu Winda meminta Sekar untuk menemaninya untu rapat bersama CEO siang ini. Sekar merasa beruntung karena dia masih bisa menjemput Galaxy ke sekolah lebih dahulu dan menagntarkan putranya ke penitipan anak, barulah dia bisa rapat bersama dengan Bu Winda juga CEO perusahaannya ini. Sekar baru saja kembali dari menjemput Galaxy, dan saat ini dia tengah berjalan di loby menuju lift untuk mengantarkannya menuju lantai dimana ruangannya berada. Namun entah hari ini adalah hari buruk untuknya saat wanta itu sedang berjalan di loby menuju lift tanpa sengaja iris matanya melihat sosok yang selama ini dia hindari, sosok yang tidak mau lagi Sekar lihat dalam hidupnya, sosok yang sudah membuat hidup Sekar menjadi hancur, terpuryk, dan merasakan kesedihan yang teramat dalam setelah dia harus merasakan kesedihan karena di tinggal kedua orang tuanya. Sekar diam terpaku ketika melihat sosok itu berada di hadapannya, begitu pun dengan sosok yang selama ini dia hindari untuk tidak dia lihat lagi selama ini tengah terpaku menatap wanita yang tengah berdiri di depan sana, jarak mereka kurang lebih sekitar empat meter, namun dengan jarak sejauh itu pun tetap membuat hati Sekar merasakan sakit dan tubuh Sekar terasa lemas juga bergetar. Kakinya terasa kaku untuk hanya sekedar di bawa melangkah. Dengan susah payah Sekar menelan Salivanya, lalu kepalanya dia tengokan ke kanan dan ke kiri menghalau pandangannya ke depan sana. Kedua tangannya sudah terkepal di samping tubuhnya. Dan dengan kekuatan yang masih tersisa di tubuhnya Sekar pun melangkahkan kakinya menuju tangga yang berada tepat di belakang tubuhnya, Sekar melangkahkan kakinya menaiki tangga dengan perlahan dan tubuh yang bergetar. Sebegitu bencinyakah Sekar terhadap sosok itu hingga tubuhnya pun merespon dengan begitu kuat. Tubuh Sekar pun ambruk di anak tangga ke sepuluh yang sudah jauh dari pintu, nafasnya sedikit terengah-engah entah mengapa dirinya begitu takut jika harus bertemu lagi dengan sosok pria tadi. Sekar bertemu kembali dengan mantan suaminya Devan Atmajaya, pria yang sudah menorehkan luka dan juga cinta di saat yang bersamaan. Bertemu kembali dengan Devan membuatnya teringat kembali akan kisahnya enam tahun lalu ketika dirinya masih berstatus sebagai istri dari pria itu.  Flashback Hari ini Sekar resmi menjadi seorang istri dari Devan Atmajaya, di usianya yang baru dua puluh tahun dia harus menjadi seorang istri. Dia harus merelakan masa mudanya dan melepaskan cita-citanya untuk menjadi seorang wanita karir demi harus menikah dengan Devan. Dan itu semua atas permintaan kedua orang tua Devan, Haris Atmajaya dan sang istri Anandita Atmajaya. Kedua orang tua Devan adalah sahabt dari kedua orang tua Sekar, Laksmi dan Bagas Buana. Orang tua Sekar mengalami kecelakaan dan membuat nyawa mereka terenggut, itu semualah yang menjadikan Haris juga Anandita menikahkan Devan dan Sekar, agar Sekar tidak merasakan kesepian, dan juga supaya gadis itu tetap memiliki keluarga utuh seperti saat kedua orang tuanya masih ada. Di malam pertama keduanya menjadi pasangan suami istri, Devan membawa Sekar untuk tinggal langsung di apartemennya, karena dia tidak mau jika harus di atur-atur oleh kedua orang tuanya karena itu pasti, Devan sudah pasti akan disuruh untuk selalu bersikap manis kepada Sekar sedangkan pria itu sama sekali tidak mau melakukan hal itu kepada Sekar. Meskipun Sekar adalah istrinya tetapi Devan tidak mencintai wanita itu, dia masih ingin menikmati masa mudanya di usia Devan yang baru menginjak dua puluh tiga tahu. Pria itu masih ingin bebas kemana pun dia pergi tanpa adanya status dia sebagai seorang suami dan juga adanya istri yang akan selalu menanyakan dirinya dimana dan akan pulang jam berap. Sungguh membuatnya repot dan risih. Padahal pada kenyataannya Sekar bukanlah tipe wanita yang seperti itu, dia bukan tipe wanita manja yang terus bergantung dan ingin selalu di temani oleh suaminya. Di malam ini pula Devan meninggalkan Sekar seorang diri di apartemen dia akan pergi ke club malam bersama dengan teman-temannya, Devan tidak peduli soal Sekar terserah wanita itu mau melakukan apa pun yang Devan inginkan hanyalah kebebasan. Devan tengah asik menikmati setiap alunan musik yang di lantunkan oleh DJ di club ini, dengan segelas minuman yang sudah dia teguk hingga tandas, Devan benar-benar menikmatinya tanpa beban sama sekali. Sedangkan Sekar sudah merasa khawatir karena suaminya ini belum juga pulang hingga jam sudah menunjukan pukul 12 malam, di tambah Sekar belum memiliki nomor ponsel Devan. Sekar pun memilih untuk tertidur karena memang dia bukanlah tipe yang suka tidur larut malam. Devan baru kembali ke apartemen pukul 03.00 dini hari dan Sekar sudah larut dalam mimpinya dia tidak menyadari kedatangan sang suami. Devan datang dengan keadaan yang sudah mabuk untyk berjalan pun priaitu tidak bisa menyeimbangkan langkahnya, hingga dirinya tiba di kamar dan melihat sosok wanita yang sudah tertidur dengan lelap, namun matanya menagkap kaki jenjang putih nan mulus dari balik selimut, ternyata selimutnya tersibak dan menampilkan kaki mulus Sekar hingga sampai paha. Sisi lelaki Devan pun bangkit apalagi saat ini pria itu tengah di terpengaruh oleh minuman beralkohol. Devan langsung melepaskan kemeja yang dia kenakan begitu pun dengan kaos polos di balik kemeja, semua pakaian yang Devan kenakan pria itu tanggalkan dan tanpa aba-aba lagi Devan langsung menerjang tubuh sang istri. Sekar yang merasa kaget pun tidak bisa bebuat banyak apalagi sampai menolaknya karena sekarang ini status dia adalah istri dari pria ini. Devan pun melakukan hubungan suami istri dia melakukannya antara sadar dan tidak sadar, tetapi berbeda dengan Sekar yang melakukannya dalam keadaan sadar sepenuhnya, Sekar bingung apakah dia harus merasa bahagia dengan ini demua atau dia harus merasa menyesal karena dia sudah menyerahkan seluruh hidupny untuk pria yang sduah bergelar sebagai suaminya ini.  Mungkin ini akan menjadi awal kisah bagi dirinya juga Devan, setelah sebelumnya Devan tampak cuek dan tidak peduli terhadap dirinya. Sekar berharap setelah apa yang terjadi malam ini antara dia dan juga Devan sang suami dapat mengubah perasaan pria itu juga perhatian Devan terhadap dirinya, agar pria itu bisa menerima dirinya sebagai istri dari Devan Atmajaya. Seorang istri yang akan menemani Devan selama sisa hidupnya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD