Aku duduk diluar kelas, mencoba untuk mengendalikan emosiku atas apa yang baru terjadi. Tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang sangat familiar. Sontak, tubuhku kesakitan. "Sepertinya seseorang kembali merasakan perasaan yang telah dia buang jauh-jauh," ucap suara misterius tak berasal. Sepertinya aku mengenal suara ini, pikirku. "Kenapa bingung? Jangan katakan kalau kau telah melupakanku setelah kau penjarakan aku selama 1 tahun lebih, Zakaria Ahya," ucap suara itu lagi. "Fallen!" teriakku, yang spontan menarik perhatian orang-orang, bahkan yang cukup jauh dari posisiku. Banyak yang langsung berbisik-bisik. Aku langsung merunduk, malu. Lalu, aku meletakkan tanganku di dadaku. "Jadi kau kembali, Fallen?" Bisik ku ke diriku sendiri. "Iya, dan tenanglah, aku tidak disini untuk merusak hid

