6. Kau Salah Paham, Shan

1034 Words

"Kenapa kau diam saja?" Shan melangkah maju membuat Izora bergerak mundur. "I-ini ... ak-aku ...." "Ini-ini, apa?!" bentak Shan murka. Bukannya menjawab, Izora justru terlihat panik. Hal itu membuat banyak pertanyaan muncul di kepala Shan. Apalagi yang terlihat di leher seperti bekas kecupan dan pria itu tahu betul tanda apa itu. "Semalam aku alergi dan menggaruk seluruh tubuhku termasuk leher. Ya benar, aku alergi," jawab Izora cepat diakhiri senyum canggung. "Benarkah?" Shan tersenyum menyeringai membuat bulu kuduk Izora berdiri. "Te-te-tentu saja," sahut Izora terbata. Wanita itu menoleh ke belakang dan mendapati guci besar. Daripada nanti tubuhnya menabrak dan jatuh, lebih baik berhenti. Lalu, ia menaikkan piyama panjangnya sebatas lengan. "Kau bisa lihat bukan?" Sayangnya, ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD