Terangnya bulan menjadi penanda bahwa hari sudah malam, suara jangkrik mengiringi malam yang terlihat sunyi. Bagian dari belahan bumi juga ikut tersinari oleh rembulan, sama halnya dengan sebuah desa kecil yang di huni beberapa gelintir warganya. Lampu-lampu rumah warga yang terbiasa di matikan ketika menjelang malam temaram membuat wilayah itu menggelitik bulu kuduk orang yang melewatinya. Tapi ada yang berbeda kali ini, setitik api yang berasal dari obor terlihat dari kejauhan. Walau hanya terlihat setitik, namun obor itu menjadi banyak ketika rombongan mengangkat benda itu tinggi-tinggi, sebagai pencahayaan mereka agar bisa melewati jalan-jalan berkerikil disana. Bunyi-bunyian mengalun samar seiring dengan rombongan yang berjalan menapaki tanah-tanah di bawahnya, beberapa

